Rintangan Menanti Garuda Pertiwi di Semifinal Srikandi Merdeka Cup
Rintangan berat akan menanti tim Indonesia Garuda Pertiwi pada babak fase knockout Srikandi Merdeka Cup 2026.
Saat ini Garuda Pertiwi sudah memastikan satu tempat di semifinal turnamen internasional invitasi putri U-16 itu. Tiga kemenangan beruntun membawa tim asuhan Timo Scheunemann mengemas sembilan poin di Grup A sekaligus jadi tanda kegemilangan.
Menanggapi hasil brilian, Timo menyebut persembahan itu tak dipetik dengan mudah. Ia memandang pemainnya kerja keras demi memenuhi harapan dan strategi tim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak mudah main bagi pemain untuk bertanding, istirahat satu hari, lalu bertanding lagi. Tapi kami tetap ingin main 100 persen dan pemain juga harus tenang. Itu yang membuat saya respek dengan mereka," kata Timo dalam konferensi pers selepas laga.
Nantinya Garuda Pertiwi akan menghadapi runner-up dari Grup B. Untuk ini, mereka masih harus menanti hasil akhir dari laga pemungkas babak penyisihan Grup B pada Rabu (19/8).
Posisi kedua Grup B masih dinamis dengan Thailand di posisi puncak dengan enam poin, Yordania di posisi berikutnya dengan tiga angka, Singapura juga tiga angka di peringkat ketiga, lalu Putri Nusantara di posisi buncit tanpa poin.
Thailand jadi tim paling disegani di Grup B. Sebab tim Gajah Perang mampu menumbangkan Singapura dan Putri Nusantara dengan skor identik 2-0.
Di sisi lain Yordania dan Singapura juga menjanjikan. Mereka sama-sama mampu mengemas hasil maksimal di awal meski sempat terganjal.
Yordania dan Singapura punya kemungkinan besar lawan Garuda Pertiwi di semifinal. Keduanya sama-sama punya karakter permainan kompak dengan jarak antarpemain tak begitu jauh untuk memaksimalkan operan pendek.
Hal ini sekaligus jadi ujian bagi Garuda Pertiwi. Sebab Jazlyn Kayla Firyal dan kawan-kawan mesti mengantisipasi high pressing dari lawan. Perlu pendekatan berbeda karena Garuda Pertiwi tak mendapat tekanan dari peserta Grup A terutama Hong Kong dan Arab Saudi.
Karena itu, Timo Scheunemann perlu improvisasi dalam membangun serangan. Membuka peluang dari bola mati dapat jadi upaya efektif untuk mendulang angka.
(ikw/nva)