Profil Zion Suzuki, Pencetak Sejarah yang Pernah Dibobol Sandy Walsh

CNN Indonesia
Kamis, 20 Agu 2026 07:15 WIB
Soccer Football - AFC Asian Cup - Group D - Japan v Indonesia - Al Thumama Stadium, Doha, Qatar - January 24, 2024 Indonesia's Sandy Walsh scores their first goal REUTERS/Thaier Al-Sudani
Zion Suzuki merupakan penjaga gawang Jepang yang kini dikontrak Aston Villa. (REUTERS/THAIER AL-SUDANI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Zion Suzuki menjadi salah satu kiper papan atas Asia saat ini dan menorehkan sejarah setelah bergabung dengan Aston Villa.

Suzuki telah meneken kontrak menjadi kiper The Villans hingga 2031. Dilansir dari Football Italia, klub asal Birmingham itu menebus Suzuki dari Parma dengan nilai transfer mencapai 35 juta euro.

Kepindahan Suzuki ke Aston Villa membuat dirinya menjadi kiper pertama dari Asia Timur yang bermain di Premier League. Suzuki mengikuti jejak Ali Al Habsi dan Neil Etheridge, dua sosok dari Asia Barat dan Asia Tenggara, yang pernah dikontrak klub liga Inggris.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, Suzuki juga merupakan pemain pertama dari benua Asia yang berseragam Aston Villa.

Suzuki terlahir dari ibu asal Ghana dan ayah dari Jepang. Suzuki lahir di Arkansas, Amerika Serikat, pada 21 Agustus 2002.

Meski lahir di Amerika Serikat, Suzuki tumbuh besar di Urawa, Saitama, Jepang. Karier sepak bola Suzuki dimulai Urawa Reds pada 2009 ketika bergabung dengan tim muda.

Di usia 16 tahun dan 5 bulan, Suzuki menandatangani kontrak profesional bersama Urawa Reds. Kiper dengan tinggi 190 cm itu menjadi pemain termuda dalam sejarah Urawa Reds yang menandatangani kontrak dengan klub tersebut.

Debut Zion Suzuki bersama Urawa Reds terjadi pada Mei 2021 melawan Vegalta Sendai. Tiga laga beruntun Suzuki sukses melakukan clean sheet bersama Urawa Reds.

Suzuki langsung meraih banyak sukses bersama Urawa Reds. Kiper 21 tahun itu merebut gelar Liga Champions Asia 2022, Piala Emperor 2021 dan Piala Super Jepang 2022.

Di level sepak bola internasional, Suzuki memperkuat timnas Jepang level usia muda mulai U-15 hingga U-23. Meski bisa memperkuat timnas Ghana dan Amerika Serikat, Zion Suzuki akhirnya memilih memperkuat timnas Jepang.

Debut Suzuki bersama timnas Jepang terjadi pada 19 Juli 2022 ketika melawan Hong Kong di Piala EAFF. Pelatih Hajime Moriyasu kemudian mempercayai Suzuki sebagai kiper utama timnas Jepang di Piala Asia 2023, unggul atas Daiya Maekawa dan Taishi Brandon Nozawa.

Pada Piala Asia 2023 Suzuki mendapat sorotan lantaran membuat blunder saat melawan Vietnam di fase grup dan ketika kalah dari Irak pada fase gugur.

Suzuki pun dibobol Sandy Walsh ketika Jepang bertemu dengan Indonesia pada fase grup Piala Asia 2023.

Selepas Piala Asia 2023, Suzuki yang dipinjamkan Urawa Red Diamonds ke Sint Truiden kemudian pindah ke Parma.

Aston Villa pun menjadi klub profesional keempat yang pernah dibela Suzuki.

[Gambas:Video CNN]

(nva/nva)