Momen Aneh dan Konyol Maguire, Biang Kerok MU Saat Dibobol Hull City

CNN Indonesia
Minggu, 23 Agu 2026 14:10 WIB
Soccer Football - Premier League - Hull City v Manchester United - MKM Stadium, Hull, Britain - August 22, 2026 Manchester United's Harry Maguire reacts after Hull City's Nobel Mendy scores their second goal REUTERS/Scott Heppell EDITORIAL USE ONLY.
Tindakan aneh dan terkesan konyol Harry Maguire jadi bahasan setelah Manchester United tumbang pada laga pertama Premier League 2026/2027. (REUTERS/Scott Heppell)
Jakarta, CNN Indonesia --

Harry Maguire jadi sorotan setelah Manchester United menelan kekalahan 0-2 atas Hull City dalam matchday pertama Liga Inggris.

Man United bertamu ke markas Hull City, Stadion MKM pada Sabtu (22/8) pukul 18.30 WIB. Tim besutan Michael Carrick tak berdaya saat ditumpas Hull dua gol tanpa balas.

Gol pertama Hull dicetak oleh Semi Ajayi. Pemain asal Nigeria itu memanfaatkan kemelut di depan gawang Setan Merah yang dikawal Senne Lammens selepas sepakan korner dilesakkan Regan Slater.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam proses terciptanya gol tersebut, tampak jelas Maguire jadi biang kerok. Bukan tanpa sebab bek veteran itu dicap demikian. Pasalnya, Maguire melakukan gerakan aneh. Alih-alih menjaga lawan, bek Inggris itu malah mengawal ketat Noussair Mazraoui yang merupakan rekannya sendiri.

Mazraoui yang seharusnya dalam posisi bebas punya peluang menutup ruang dari Ajayi. Namun, dekapan erat yang dilakukan Maguire membuat pemain timnas Maroko itu hanya bisa melongo di depan Ajayi yang bebas dari pengawalan.

Kemudian gol kedua Hull kembali lahir dari bola mati. Kali ini giliran Slater yang tandukannya membuat Lammens memungut bola untuk kedua kalinya dalam pertandingan ini.

Hasil minor membuat MU tertahan di posisi ke-18 klasemen Premier League. Ini jadi awal yang buruk The Red Devils di bawah komando Carrick.

Musim lalu, Carrick membuat kesan manis kala menyelesaikan liga dengan finis di posisi ketiga. MU pun dipastikan kembali berlaga di Liga Champions.

Lantas dengan performa mentereng Man United di bawah asuhan Carrick, banyak pihak menganggap musim 2026/2027 jadi awal mula kebangkitan klub bermarkas di Old Trafford.

Akan tetapi, rapor merah di laga perdana saat jumpa tim promosi mengharuskan MU perlu bangkit agar dapat kembali bersaing di papan atas klasemen musim ini.

[Gambas:Video CNN]

(afr/nva)