I.League Ancam Potong hingga 14 Poin Klub Super League Bermasalah

CNN Indonesia
Rabu, 26 Agu 2026 23:54 WIB
I.League selaku operator kompetisi siapkan sanksi untuk klub Super League bermasalah. (CNNIndonesia.com/Askar Fatih Robbani)
Jakarta, CNN Indonesia --

Operator kompetisi bakal menerapkan sanksi tegas berupa pengurangan hingga 14 poin bagi klub-klub Super League yang gagal memenuhi kriteria kelayakan Lisensi Klub(Club Licensing)untuk musim kompetisi 2026/2027.

Langkah drastis ini diambil setelah PT Liga Indonesia Baru (LIB) menambah kriteria verifikasi lisensi dari lima menjadi tujuh poin. Sanksi denda uang dinilai tak lagi efektif untuk mendisiplinkan klub yang masih terbelit masalah administrasi maupun finansial seperti tunggakan gaji.

Dirut PT LIB Ferry Paulus menegaskan bahwa sanksi pemotongan poin berlaku berjenjang di seluruh strata kompetisi, mulai dari Super League, Championship (kasta kedua), hingga Liga Nusantara (kasta ketiga).


"Kalau sanksi rupiah sudah enggak musim ya, kurang nendang. Pengurangan poin ini masih sama seperti kemarin, artinya minus dua di Super League untuk satu kriteria. Sekarang tujuh kriteria, berarti 14 poin jika itu bermasalah," kata Ferry di Jakarta, Rabu (26/8).

"Kemudian di kasta kedua itu satu poin berarti tujuh, minus tujuh poin. Di kasta ketiga juga kami tekankan untuk mendapatkan minus poin tujuh," sambung eks manajer Persija itu.

Ancaman pengurangan poin ini menjadi sinyal bahaya bagi sejumlah klub tanah air yang masih terjerat sanksi pendaftaran pemain oleh FIFA(registration ban) akibat persoalan tunggakan gaji.

Di kasta tertinggi Super League, PSM Makassar menjadi satu-satunya wakil yang masih terdaftar dalam sanksi tersebut. Sementara itu di Championship terdapat PSBS Biak, serta Sriwijaya FC yang berkompetisi di Liga Nusantara.

[Gambas:Video CNN]



Pengetatan lisensi ini sekaligus menjadi pintu penyaring bagi klub-klub yang berambisi naik kasta. Pihak operator tegas menyatakan tidak akan menoleransi klub promosi yang tak lolos verifikasi.

"Jadi minus poin tadi menjadi persyaratan penting. Jadi enggak bisa tuh kalau klub tiba-tiba enggak memenuhi syarat dengan kriteria tadi untuk promosi," ucap Ferry.

"Jika klub yang mau promosi gagal, kemudian penggantinya ini juga enggak siap, maka langsung kita drop lagi ke klub yang tadinya degradasi untuk tetap bertahan. Jadi dapat wildcard," ungkapnya menutup penjelasan.

(jal/jal)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK