Start Manis Mourinho di Real Madrid
Jose Mourinho berhasil mencatat start manis di Real Madrid. Mourinho membukukan enam poin dari dua laga awal di La Liga.
Setelah menang susah payah di pekan pertama dan butuh gol di menit ke-90 untuk mengalahkan Espanyol 2-1, Mourinho berhasil membawa Madrid meraih kemenangan yang lebih meyakinkan di pekan kedua. Di pekan kedua, Madrid menang telak 4-1 atas Real Sociedad.
Meski skor yang ada terbilang telak, sejatinya Madrid juga sempat mengalami kesulitan di laga ini. Setelah Madrid mencetak gol pertama lewat Kylian Mbappe di menit ke-40, Luka Sucic bisa menyamakan skor di menit ke-44.
Babak pertama pun berakhir sama kuat, 1-1. Skor itu bahkan terus bertahan hingga babak kedua hampir berjalan 15 menit.
Barulah pada momen itu Mbappe bisa mencetak gol kedua dan membuat Madrid memimpin 2-1. Delapan menit berselang, Vinicius Jr. memperbesar keunggulan jadi 3-1 dan kemudian ditutup torehan hattrick Mbappe di menit ke-80.
Torehan enam poin di dua laga awal dan jadi pemuncak klasemen sementara jadi modal bagus bagi Mourinho. The Special One datang ke Madrid dengan kondisi tim tersebut tengah sulit.
Madrid tak mampu meraih trofi dalam dua musim beruntun. Mereka kalah bersaing dengan Barcelona di kompetisi domestik dan juga tak mampu berjaya di Eropa.
Situasi makin diperparah oleh kabar perpecahan tim yang sampai memunculkan perkelahian antara Federico Valverde dengan Aurelien Tchouameni. Karena itulah, Florentino Perez memutuskan merekrut Mourinho. Pelatih asal Portugal yang juga pernah melatih Madrid pada 2010-2013.
Bagi Mourinho, kembali ke Madrid merupakan momen dirinya mendapat sorotan tajam. Sebelumnya, karier Mourinho seperti terlihat meredup karena ia makin menepi dari persaingan elite Eropa dengan bergabung ke Tottenham Hotspur, AS Roma, Fenerbahce, lalu ke Benfica.
(ptr/sry)