Belanja Jor-joran, Tottenham Masih Bernasib Tragis di Liga Inggris

CNN Indonesia
Senin, 31 Agu 2026 08:52 WIB
Soccer Football - Premier League - Tottenham Hotspur v Newcastle United - Tottenham Hotspur Stadium, London, Britain - August 29, 2026 Tottenham Hotspur's Sandro Tonali and Micky van de Ven look dejected after Newcastle United's Yoane Wissa scores th
Tottenham Hotspur babak belur pada dua laga awal Liga Inggris. (Action Images via Reuters/Andrew Boyers)
Jakarta, CNN Indonesia --

Usai nyaris masuk jurang degradasi musim lalu, Tottenham Hotspur berbenah habis-habisan di bursa transfer. Namun di dua laga awal Liga Inggris musim ini, Tottenham malah terus menuai kekalahan.

Tottenham butuh laga terakhir alias pekan ke-38 untuk selamat dari degradasi musim lalu. Kondisi itu membuat mereka berbenah luar biasa di bursa transfer musim ini.

Roberto De Zerbi disokong dukungan finansial untuk membeli pemain-pemain yang cocok dengan rencananya musim ini. Akhirnya, Sandro Tonali, Mateus Fernandes, Savio, dan Jan Paul van Hecke datang dengan total transfer sebesar 322 juta poundsterling alias Rp7,7 triliun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nama-nama tersebut bahkan masuk dalam kategori pemain termahal di Liga Inggris musim ini. Sandro Tonali (3), Mateus Fernandes (4), dan Savio (6) ada di urutan enam besar pemain termahal sedangkan Jan Paul van Hecke ada di urutan ke-11.

Di luar itu, mereka juga masih kedatangan Omar Marmoush dengan status pinjaman. Selain itu ada nama yang masuk lewat skema bebas transfer seperti Martin Dubravka, Andy Robertson, dan Marcos Senesi.

Artinya, Tottenham benar-benar membangun ulang kekuatan tim. Namun hal itulah yang kemudian belum bisa disatukan oleh Roberto De Zerbi dalam sebuah kesatuan tim yang bisa meraih kemenangan.

[Gambas:Video CNN]

Dalam dua duel awal di Liga Inggris musim ini, Tottenham selalu menelan kekalahan. Setelah takluk 0-3 di markas Brentford, Tottenham kalah 0-2 dari Newcastle di hadapan suporter mereka. Alhasil, Tottenham ada di posisi juru kunci saat ini.

Catatan kebobolan lima gol tanpa mencetak gol jelas jadi alarm bahaya bagi Tottenham. De Zerbi harus selekasnya menemukan formula agar tim ini solid dan bisa meraih kemenangan.

(ptr/nva)