Hasil China Masters 2026: Jonatan Christie Sukses Tekuk Wakil Malaysia

CNN Indonesia
Selasa, 01 Sep 2026 09:39 WIB
Jonatan Christie beraksi di Kejuaraan Dunia BWF 2026. (Dok. PBSI)
Jonatan Christie melangkah ke babak kedua China Masters 2026. (Dok. PBSI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Jonatan Christie mengalahkan Leong Jun Hao pada babak pertama China di Shenzhen Arena, Shenzhen, Selasa (1/9) pagi.

Jonatan menjalani laga perdana sebagai pebulutangkis tunggal putra nomor satu dunia dengan menghadapi wakil Malaysia berperingkat 27 dunia.

Pada awal set pertama Jonatan sempat tertinggal 0-1. Setelah itu Jonatan bisa mengambil alih status sebagai pengumpul poin terbanyak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jun Hao tak membiarkan Jonatan melaju kencang. Jonatan memimpin 11-7 pada interval gim pertama. Jebolan PB Tangkas itu kemudian bisa unggul 14-7, tetapi Jun Hao kembali bisa merapatkan jarak.

Jonatan sigap meladeni permainan Jun Hao dan bisa meraih poin demi poin menuju akhir gim pertama yang ditandai dengan skor 21-17.

Memasuki gim kedua Jonatan sempat tertinggal 0-4 dan 2-7. Perlahan tapi pasti Jonatan terus meraih poin dan bisa menyamakan kedudukan, bahkan berbalik memimpin 9-7.

Skor sempat imbang lagi pada angka 10 sebelum Jonatan meraih satu poin yang mengantar pertandingan memasuki interval gim kedua.

[Gambas:Video CNN]

Setelah istirahat, Jonatan meraih dua poin beruntun dan unggul 13-10. Jarak terjauh ini tidak bertahan lama, Jonatan malah kemudian disalip. Skor jadi 14-16.

Jonatan tertinggal 16-19. Ketertinggalan tiga poin tak membuat atlet 28 tahun itu keder. Skor menjadi imbang 19-19.

Bahkan Jonatan bisa menambah satu poin lagi dan unggul 20-19. Sebuah poin penentuan pun jadi perburuan Jonatan dan Jun Hao. Jonatan menyudahi permainan setelah mengukir poin 21-19 dalam pertandingan berdurasi 43 menit.

Jonatan merupakan satu-satunya wakil Indonesia di sektor tunggal putra dalam kejuaraan level Super 750 ini. Sementara wakil lainnya adalah Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, dan Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi.

(nva/nva)