Boyong Enzo dan Ndiaye, Man City Habiskan Rp4,5 T saat Deadline Day

CNN Indonesia
Rabu, 02 Sep 2026 07:39 WIB
Soccer Football - Premier League - Fulham v Chelsea - Craven Cottage, London, Britain - August 24, 2026 Chelsea's Enzo Fernandez during the warm up before the match Action Images via Reuters/Matthew Childs EDITORIAL USE ONLY.
Enzo Fernandez direkrut Manchester City dari Chelsea. (Action Images via Reuters/Matthew Childs)
Jakarta, CNN Indonesia --

Manchester City mengumumkan perekrutan Iliman Ndiaye dan Enzo Fernandez jelang penutupan bursa transfer atau deadline day Liga Inggris.

Ndiaye didatangkan Man City dari Everton dan Enzo bergabung dari salah satu rival dalam perburuan gelar Liga Inggris musim ini, Chelsea.

Dilansir dari Daily Mail, The Citizens meroogoh kocek hingga 190 juta poundsterling atau sekitar Rp4,5 triliun untuk memboyong keduanya. Rinciannya, Ndiaye didatangkan dengan nilai transfer 65 juta poundsterling dan Enzo dibeli dari Chelsea dengan harga 125 juta poundsterling.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nilai transfer Enzo bahkan membuatnya menyamai rekor nilai transfer Liga Inggris musim lalu. Ketika itu, Liverpool membayar 125 juta poundsterling kepada Newcastle United untuk mendapatkan striker Alexander Isak.

Dana transfer yang dikeluarkan itu membuat Man City menjadi klub paling boros saat deadline day.

Kedatangan Ndiaye dan Enzo membuat skuad Man City semakin dalam. Persaingan untuk memperebutkan tempat di tim inti akan semakin sengit.

[Gambas:Video CNN]

Enzo yang didatangkan dengan harga sangat mahal diproyeksikan untuk jadi andalan di lini tengah Man City. Bintang asal Argentina itu akan diduetkan dengan Elliot Anderson yang juga baru datang musim ini dari Nottingham Forest.

Selain itu, Man City juga masih memiliki Ayyoub Bouaddi. Wonderkid Maroko itu direkrut dari klub Prancis, Lille.

Sementara itu, Ndiaye harus bekerja keras untuk bisa jadi andalan pelatih Enzo Maresca. Sektor sayap Man City sebelumnya sudah dihuni Jeremy Doku, Antoine Semenyo, Phil Foden, dan pemain muda Allan Elias.

(jal/jal)