Asosiasi Futsal Indonesia (AFI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Perada Swara Productions dan Djarum Foundation untuk futsal wanita.
Ini sebagai persiapan agenda internasional. Timnas Futsal Putri Indonesia menatap Piala AFF U-16 dan U-19 Putri hingga Asian Indoor and Martial Arts Games (AIMAG) di penghujung 2026.
Program penguatan futsal putri akan difokuskan pada deteksi bakat (talent detection), pemantauan pemain (scouting), hingga pemanfaatan fasilitas pusat latihan di Kudus, Jawa Tengah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Komitmen kolaborasi ini secara resmi ditandai melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) berdurasi satu tahun. Namun ada komitmen untuk menjalin kolaborasi dalam lebih panjang.
Ketua Umum AFI Michael Sianipar menyebut pihaknya bergerak cepat melakukan pendataan pemain potensial dari level sekolah hingga perguruan tinggi untuk masuk skuad Timnas Futsal.
"Jadi ini adalah kerja sama jangka panjang, tapi kita mulai dulu di tahun ini di mana dari Djarum Foundation khususnya akan membantu memfasilitasi," kata Michael, Kamis (3/9).
Selain fokus pencarian bakat, AFI juga bakal memboyong Timnas Futsal Putri Indonesia melakoni pemusatan latihan di Kudus. Kota Kretek itu dinilai memiliki fasilitas berstandar internasional.
Sinergi ini diharapkan mampu menularkan iklim profesionalisme serta keberhasilan pembinaan olahraga putri nasional yang selama ini terbukti sukses di ajang lain.
Perwakilan PT Perada Swara Productions, Gege Dhirgantara, menilai sektor futsal putri menyimpan potensi besar di kancah internasional meski selama ini masih minim mendapat perhatian sponsor.
"Kami melihat potensi untuk mereka berpartisipasi, mempunyai prestasi itu sangat besar. Karena memang dengan point of view itu kami melihat apabila kita bisa support mereka," kata Gege.