Kalah dari Indonesia U-20, Federasi Australia Evaluasi Besar-besaran

CNN Indonesia
Senin, 07 Sep 2026 09:13 WIB
Australia U-20 menang 2-0 atas Laos pada laga pertama Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 di New Laos National Stadium, Vientiane, Senin (31/8).
Federasi Australia bakal evaluasi besar-besaran setelah Young Socceroos gagal lolos Piala Asia U-20 2027. (Foto: Arsip AFC)
Jakarta, CNN Indonesia --

Federasi Australia bakal melakukan evaluasi besar-besaran usai Young Socceroos dipastikan gagal lolos Piala Asia U-20 2027.

Berstatus juara bertahan, Australia malah gagal lolos Piala Asia U-20 2027 setelah takluk 0-2 dari Indonesia pada laga terakhir babak kualifikasi Grup H, Minggu (6/9).

Kekalahan itu membuat tim arahan Trevor Morgan menempati posisi ketiga dengan perolehan empat poin dari tiga penampilan. Sementara Indonesia finis sebagai juara grup dengan raihan tujuh poin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

The Young Socceroos mengawali kiprah mereka dengan kemenangan 2-0 atas tuan rumah Laos, diikuti hasil imbang melawan Malaysia, sebelum akhirnya kalah di tangan Indonesia.

Kegagalan ini menyisakan kekecewaan besar bagi Federasi Sepak Bola Australia. Direktur Federasi Sepak Bola Australia, Heather Garriock menyerukan evaluasi besar-besaran.

"Sebagaimana yang kami lakukan terhadap setiap program tim nasional, kami akan mengevaluasi turnamen ini secara menyeluruh termasuk persiapan, performa, jadwal AFC, ketersediaan pemain, dan lingkungan di sekitar tim untuk mengidentifikasi aspek-aspek yang perlu diperbaiki serta menerapkan pelajaran tersebut untuk masa mendatang," ujar Garriock.

Garriock berharap para pemain muda bisa mengembangkan bakatnya lebih baik demi bersaing dengan negara-negara lain di panggung internasional.

"Pada akhirnya, sepak bola internasional usia muda bertujuan untuk mengembangkan pemain agar mampu menembus skuad utama Socceroos."

"Akan tetapi, mewakili Australia juga membawa tuntutan untuk bersaing dan tampil kompetitif menghadapi negara-negara Asia yang terus berkembang dan berinvestasi besar-besaran dalam program usia muda mereka. Kami harus mampu memenuhi kedua tanggung jawab tersebut," tutur Garriock.

[Gambas:Video CNN]

(jun/jun/nva)