Ogah Rekrut Mbappe, MU Bikin Kesalahan Terbesar
Manchester United disebut membuat kesalahan terbesar setelah tidak merekrut Kylian Mbappe yang kini bersinar di Real Madrid.
Kylian Mbappe saat ini merupakan salah satu pemain terbaik di dunia. Pemain 27 tahun itu mengantar Pancis lolos ke final Piala Dunia pada 2018 dan 2022.
Pada final pertamanya, Mbappe juara Piala Dunia 2018 bersama Les Bleus. Pada Piala Dunia 2022, Mbappe jadi top skor dengan meraih sepatu emas. Lalu di Piala Dunia 2026, dia jadi pencetak gol terbanyak Piala Dunia sepanjang masa.
Mbappe bersinar di AS Monaco, lalu pindah ke Paris Saint-Germain (PSG) pada 2018 dengan rekor transfer terbesar kedua, yakni 162 juta poundsterling atau setara dengan Rp3,85 triliun.
Tiga tahun sebelum itu MU punya kans merekrut Mbappe. Hal tersebut terjadi saat Ryan Giggs yang jadi staf pelatih Man United pada 2015 mencari pemain berbakat ke Prancis. Menurut Giggs, saat dalam perjalanan kembali ke hotel, dia diikuti seseorang.
"Pria ini bernama Lionel. Dia menghampiri saya dan berkata, 'Hai, saya Lionel. Saya hanya ingin menyapa. Saya penggemar berat United dan juga penggemar berat Anda,'" kata Giggs.
"Tapi saya sering menonton pertandingan sepak bola usia muda di Prancis, dan Anda harus melihat pemain ini. Namanya Kylian Mbappe. Dia bermain untuk Monaco dan menurut saya dia adalah pemain yang cocok untuk Manchester United.'"
Setelah itu Lionel mengirimkan data Mbappe melalui email. Giggs dan Albert, asisten pelatih MU lain kemudian menonton aksi Mbappe.
"Kami menonton beberapa pertandingan tim muda Monaco dan melihat aksinya (Mbappe), lalu kami pun berkata, 'Wow, luar biasa sekali ini?' Anda bisa melihat pemain dan menilai mereka istimewa, namun dia jelas terlihat luar biasa," tutur Giggs.
"Kami memberi tahu tim pemandu bakat (MU). Mereka pergi untuk memantau dia. Ada seseorang di Prancis yang pergi melihatnya saat dia sedang bertanding melawan PSG."
MU terus memantau permainan Mbappe secara langsung. Namun saat berkunjung ke Paris, tim pemandu bakat MU memilih enggan merekrut Mbappe.
"Monaco sedang menghadapi PSG. Jadi, mereka pergi ke Paris untuk memantau dia. Nah, beberapa minggu kemudian, saya bertanya kepada orang itu, 'Bagaimana hasilnya?' Dia menjawab, 'Ya, mereka tidak terlalu yakin soal dia, jadi kami tidak melanjutkan itu," kata Giggs.
Menurut Mirror, keengganan Man Utd mendatangkan Kylian Mbappe jadi kesalahan terbesar yang pernah dilakukan The Red Devils.
(sry/sry/rhr)