Sidang Kasus Perampokan Donnarumma Kisruh, Terdakwa Caci Maki Polisi

CNN Indonesia
Sabtu, 12 Sep 2026 01:40 WIB
Sidang perampokan Gianluigi Donnarumma berlangsung menegangkan. (REUTERS/MATTEO CIAMBELLI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sidang kasus perampokan yang menimpa pesepakbola Gianluigi Donnarumma dan pasangannya di Paris berjalan penuh ketegangan.

Peristiwa perampokan terjadi pada 21 Juli 2023, saat Donnarumma masih memperkuat Paris Saint-Germain (PSG). Namun, proses persidangan baru dimulai.

Sidang hari pertama kasus itu menghadirkan dua terduga pelaku yang mendekam dipenjara, Ilyas Kherbouch (21 tahun) dan Khyan Mamouni (24 tahun), yang diduga sebagai otak perampokan.

Daily Mail melaporkan, jalannya sidang sempat ricuh. Kherbouch, yang sempat kabur dari penjara pada Maret dan menjadi buron selama 13 hari, memicu kehebohan sesaat setelah sidang dimulai.

Itu terjadi ketika ia menghina dan mengancam petugas kepolisian saat mereka meminta saudaranya meninggalkan ruang sidang.

"Sini kalian," kata Kherbouch kepada petugas. "Apa yang mau kalian lakukan?" tambahnya.

Kherbouch pun melontarkan caci-maki setelah mendapat peringatan akan dikeluarkan dari ruang sidang.

"Saya tidak peduli. Saya tidak ingin hadir di persidangan ini. Saya tidak peduli sama sekali," ketusnya.

Dua dari terduga pelaku perampokan, yang masih di bawah usia 18 tahun saat kejadian berlangsung, telah dijatuhi hukuman penjara masing-masing tiga dan empat tahun oleh pengadilan anak.

Terdakwa lainnya, Moktar Diop (24 tahun), mengakui keterlibatannya namun tidak didakwa melakukan kekerasan. Sementara tersangka keempat meninggal dunia akibat bunuh diri pada 2024. Sebelumnya dia mengakui keterlibatan dalam perampokan namun menyatakan berada di bawah tekanan rekan-rekannya.

Komplotan garong merampok kediaman Donnarumma dan tunangannya, Alessia Elefante, di kawasan Arrondisement 8, Paris, pada 2023. Perampok memasuki rumah Donnarumma pada dini hari waktu setempat.

Para perampok sempat mengikat Donnarumma dan kekasihnya Alessia yang saat itu sedang hamil. Mereka mengambil barang-barang pribadi senilai 500 ribu euro. Donnarumma dan Alessia berhasil melarikan diri dan melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Donnarumma dan wanita yang kini menjadi istrinya itu mengalami luka ringan akibat kejadian perampokan ini. Keduanya memilih tak hadir dalam sidang karena masih dihantui trauma.

[Gambas:Video CNN]

(jun/jun/rhr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK