Bangladesh Dilanda Krisis Jelang FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia
Situasi krisis pemain sedang melanda federasi sepak bola Bangladesh (BFF) menjelang tampil dalam kejuaraan FIFA ASEAN Cup 2026.
Liga Bangladesh rencananya dimulai pada 18 September. Persoalannya, para pemain sedang berada dalam pemusatan latihan tim nasional untuk persiapan FIFA ASEAN Cup 2026.
"Liga Bangladesh dijadwalkan mulai pada 18 September dan Mohammedan Sporting Club meminta BFF memulangkan sembilan pemain yang berada di pemusatan latihan," tulis Samakal.
Karena liga domestik dan agenda internasional bergesekan, 10 dari 13 klub peserta liga mengirim surat resmi kepada BFF agar kompetisi bisa bergulir tanpa intervensi apapun.
"Sebanyak 10 dari 13 klub partisipan mengirim surat kepada BFF agar kompetisi tidak diganggu. Namun pihak federasi akan tetap menjadwalkan liga dan piala federasi dimulai minggu ini," tulis Samakal.
Sejatinya Mohammedan FC tidak mempersoalkan agenda FIFA untuk kalender tim nasional. Namun mereka ingin pemain tetap mengikuti program klub sebelum kompetisi domestik bergulir.
Pemain-pemain tersebut adalah Sujon Hossain, Anisur Rahman Zico, Rahmat Mia, Saad Uddin, Shakil Ahad Topu, Faisal Ahmed Fahim, Sorav Dewan, Sohe Rana, dan Sahriar Emon.
"Mohammedan menyatakan tidak keberatan melepas pemain ke tim nasional jika diperlukan dan sesuai peraturan FIFA, tapi mereka ingin pemain segera pulang untuk persiapan sebelum liga," tulis Samakal.
Bangladesh menyatakan bersedia tampil dalam FIFA ASEAN CUP 2026 menggantikan India. Bangladesh tergabung du Grup A Divisi 1 bersama Indonesia, Malaysia, dan Singapura.
FIFA ASEAN Cup 2026 akan berlangsung pada 24 September hingga 5 Oktober. Indonesia jadi tuan rumah Divisi 1 yang diikuti delapan tim dan Hong Kong menggelar Divisi 2 (enam tim).
(ikw/abs/jun)