Kane Dekati Sejarah Fenomenal Messi, tapi Ballon d'Or Bukan Ambisi
Bintang Bayern Munchen, Harry Kane, menegaskan bahwa meraih gelar Ballon d'Or 2026 bukan target, melainkan hanya bonus jika diraih.
Sepanjang karier profesionalnya, Kane belum pernah masuk daftar tiga besar. Ia hanya berkali-kali masuk nominasi. Tahun ini, Kane kembali masuk nominasi seperti musim-musim sebelumnya.
Bednaya, kini Kane termasuk kandidat kuat peraih gelar bersama Lamine Yamal, Rodri, dan Lionel Messi. Jika mengacu data dan fakta selama musim 2025/2026, Kane sangat layak meraih gelar.
Striker timnas Inggris ini tampil sensasional selama 2025/2026. Kane membukukan total 73 gol. Rinciannya, 61 gol untuk Bayern Munchen dan 12 gol untuk The Three Lions.
Bersama Bayern Munchen, Kane menyapu bersih trofi domestik Jerman dan mencapai semfiinal Liga Champions. Tahun ini Kane juga membawa Inggris ke peringkat ketiga Piala Dunia 2026.
"Aku tidak pernah suka terlalu banyak membicarakan tentang diriku sendiri. Apa yang bisa kukatakan adalah musim lalu itu luar biasa, baik secara individu maupun tim," kata Kane dilansir dari Marca.
"Sejauh ini, itu [musim lalu] adalah musim terbaik karierku. Memang benar bahwa aku mencapai 73 gol, kedua terbanyak dalam sejarah [setelah 82 gol Lionel Messi pada 2011/12]. Itu faktanya."
Bagi Kane, orang boleh saja menilai ia sangat pantas meraih Ballon d'Or tahun ini, tetapi itu bukan kuasanya. Ada makenisme pemilihan yang nantinya akan menentukan sang peraih gelar.
"Itu tergantung pada orang-orang yang melakukan pemungutan suara. Dari sudut pandangku, musim lalu sudah selesai. Sekarang aku fokus pada musim ini," ucap Kane sambil tersenyum.
(abs/jal)