Presiden FIFA Gianni Infantino secara terbuka menjelaskan sejumlah kontroversi yang terjadi yang mengakibatkan situasi organisasi tidak solid.
Usulan tersebut disampaikan Infantino melalui surat resmi kepada Dewan FIFA dan semua anggota asosiasi yang berjumlah 211. Ini sikap terbaru Infantino atas kontroversi sebelumnya.
"Saya akan bertanya kepada Dewan apakah mereka ingin menugaskan tinjauan eksternal independen terhadap kerangka tata kelola FIFA saat ini untuk inisiatif strategis," tulis Infantino, dilansir Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Infantino mengatakan, akan mengusulkan konsultasi dengan konfederasi, asosiasi anggota, dan pemangku kepentingan lainnya mengenai penguatan pengambilan keputusan FIFA.
Usulan-usulan tersebut akan mengkaji siapa saja yang memiliki wewenang dalam inisiatif-inisiatif besar, termasuk peran masing-masing presiden, Biro, Dewan, dan Kongres.
Sebelumnya Infantino menghadapi reaksi keras atas usulan dan inisiatif tanpa konsultasi untuk menjual 20 persen saham hak komersial FIFA, termasuk Piala Dunia, kepada investor swasta.
Rencana tersebut dibatalkan pada bulan Juli setelah adanya ancaman boikot. Setelah itu UEFA, AFC, dan CONCACAF mulai menyerukan adanya pergantian tampuk kepemimpinan FIFA.
Hanya saja, hingga kini UEFA, AFC, dan CONCACAF kesulitan menemukan kandidat untuk menantang Infantino. Hingga kini belum ada yang menyatakan maju dalam pemilihan pada Maret 2027 di Maroko.
"Saya menyadari bahwa, tanpa konteks lengkap, hal ini menimbulkan kekhawatiran dan menciptakan kesan bahwa keputusan telah diambil. Padahal belum," tulisnya dalam surat FIFA.
"Itu tetap berupa usulan, bukan keputusan, dan selalu bergantung pada persetujuan yang diperlukan dari Dewan dan Asosiasi Anggota. Usulan tersebut kini telah ditarik dan tidak akan dilanjutkan."
Infantino juga memberikan klarifikasi. Secara terbuka Infantino menyatakan mendengar berbagai pendapat tentang siapa yang seharusnya memutuskan pertanyaan-pertanyaan strategis utama.
"Peran saya bukan menghakimi diskusi tersebut sebelum waktunya. Mereka yang mendukung model tertentu harus memiliki kesempatan untuk mengemukakan argumen," tulisnya.
"Perlakuan terhadap asosiasi mana pun tidak akan bergantung pada posisinya terhadap proposal atau masalah kelembagaan apa pun. Saya tetap sepenuhnya berkomitmen untuk memimpin FIFA."
(abs)