ANALISIS

Lawan Timnas Indonesia Mau Dibobol Ole, Mitchy, Ragnar atau Vickery?

Askar Fatih Rabbani | CNN Indonesia
Kamis, 24 Sep 2026 07:30 WIB
Ole Romeny mencetak satu gol Timnas Indonesia ke gawang Oman. Seperti biasanya, Romeny melakukan selebrasi 'head up' setelah membobol gawang lawan.
Ole Romeny kembali masuk dalam daftar pemain Timnas Indonesia. (CNN Indonesia/Adi Maulana)
Jakarta, CNN Indonesia --

Timnas Indonesia menatap FIFA ASEAN Cup 2026 dengan lini serang menjanjikan. Komposisi penyerang pilihan John Herdman memberi kedalaman opsi yang jarang ada di era kepelatihan sebelumnya.

Daftar final 23 pemain membawa deretan juru gedor berkualitas. Variasi pilihan di lini depan membuat skuad Garuda siap menebar ancaman bagi para rival.

John Herdman kini memiliki kemewahan taktik di sektor penyerangan. Tantangan utamanya tinggal meracik kombinasi terbaik agar daya gedor Indonesia ampuh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sosok Ole Romeny punya kans paling besar sebagai tumpuan utama di pos penyerang tengah. Pemain berusia 26 tahun itu memiliki kemampuan penyelesaian akhir paling klinis.

Ole membuktikan kualitasnya saat melakoni debut Eredivisie musim ini bersama Fortuna Sittard. Meski berstatus pinjaman dari Oxford United, ia langsung mencetak gol krusial ke gawang PSV Eindhoven.

Kehadiran Luke Vickery menghadirkan dimensi baru yang sangat segar di lini depan. Pemain milik Macarthur FC itu siap menjalani debut bersama Timnas Indonesia setelah merampungkan proses naturalisasi belum lama ini.

Luke membawa modal impresif lewat catatan lima gol dan satu assist di A-League musim 2025/2026. Postur 183 cm dan keunggulan akselerasi menjadikan Vickery ancaman utama dari sisi kanan.

Persaingan lini depan semakin sengit dengan kehadiran Mitchell Baker. Penyerang berusia 19 tahun itu menawarkan profil target man murni. Posturnya menjulang dengan tinggi 196 cm.

Baker sudah membuktikan ketajamannya lewat torehan hattrick saat Indonesia melibas Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026. Modal 18 gol dari 42 penampilan bersama Georgetown University juga membuat Mitchell menjadi senjata ampuh dalam duel udara.

Sementara itu, fleksibilitas Ragnar Oratmangoen tetap menjadi kartu AS berharga bagi Herdman. Pemain yang baru bergabung dengan Persib Bandung itu bisa beroperasi di banyak posisi serang.

Ragnar terbukti menjadi pencetak assist terbanyak Indonesia di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 lalu. Daya jelajah tingginya siap memanjakan Romeny maupun Mitchell di area penalti lawan.

Kombinasi kecepatan, postur fisik, dan efisiensi penyerang tim Garuda dinilai siap membuat beris pertahanan lawan goyah. Pertanyaannya, formula mana yang akan dipasang sejak menit pertama?

Baca lanjutan analisis ini di halaman selanjutnya>>>

Formula Mewah Herdman Hingga Teka-teki Performa Egy BACA HALAMAN BERIKUTNYA

HALAMAN:
1 2