Timnas Indonesia Gaungkan 'Bhinneka Tunggal Ika' di FIFA ASEAN Cup
Timnas Indonesia menampilkan semangat keberagaman jelang tampil di FIFA ASEAN Cup 2026.
Keberagaman latar belakang itu terlihat dari video yang diunggah akun Timnas Indonesia pada Kamis (24/9).
Dalam video itu, sejumlah pemain menceritakan tempat mereka lahir atau besar, kemudian menyebut daerah asal keluarganya di Indonesia.
"Saya lahir di Hawaii tapi saya dari Medan," ujar Luke Vickery dalam video tersebut.
Sedangkan Calvin Verdonk bercerita bahwa dirinya besar di Dordrecht, Belanda, namun memiliki darah Aceh. Lalu Mitchell Baker juga menyebutkan tumbuh di Hong Kong, tetapi menyebut Jawa Tengah sebagai daerah asalnya.
Cerita serupa datang dari pemain lain yang memiliki latar belakang dari berbagai daerah. Mereka menyebut Kediri, Surabaya, Jember, Mataram, Manado, hingga Maluku sebagai bagian dari identitas mereka, meski sebagian besar tumbuh di luar Indonesia.
Pesan keberagaman tersebut kemudian diperluas melalui narasi yang menggambarkan perjalanan dari Sabang hingga Merauke, serta dari Eindhoven hingga Hawaii. Perbedaan tempat lahir dan tempat tumbuh disebut tidak mengubah kesatuan hati mereka sebagai bagian dari Indonesia.
"Kita lahir di tempat berbeda, kita besar di tempat berbeda. Tapi hati kita satu," ujar para penggawa Timnas Indonesia dalam video tersebut.
Timnas Indonesia akan memulai perjuangan di FIFA ASEAN Cup 2026 pada Jumat (25/9). Tim Garuda akan melawan Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat pukul 20.00 WIB.
(nam/jal)