Man City Bersalah Langgar 114 Peraturan Keuangan: Terancam Degradasi

CNN Indonesia
Jumat, 25 Sep 2026 23:41 WIB
man City terancam hukuman berat dari pencabutan gelar juara hingga degradasi.
man City terancam hukuman berat dari pencabutan gelar juara hingga degradasi. (Action Images via Reuters/Jason Cairnduff)
Jakarta, CNN Indonesia --

Manchester City dinyatakan bersalah melanggar 114 dari 115 peraturan keuangan Premier League. Man City terancam hukuman berat.

Premier League selaku penyelenggara kompetisi menuduh Man City melakukan kecurangan keuangan selama bermusim-musim. Keputusan itu merupakan kelanjutan dari sidang oleh panel independen pada 2024.

Tuduhan pelanggaran ini bermula dilakukan Premier League pada 2023 setelah empat tahun melakukan penyelidikan. Namun The Citizens selalu membantah keras pelanggaran itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Premier League menuduh Man City melakukan berbagai pelanggaran aturan keuangan serta gagal bekerja sama dalam penyelidikan lanjutan. Dugaan pelanggaran aturan tersebut diklaim terjadi dalam kurun waktu 14 tahun.

Sebuah panel yang terdiri dari tiga orang ditugaskan untuk meninjau bukti-bukti, dengan harapan awal bahwa putusan kasus ini akan tercapai dalam hitungan bulan. Namun, prosesnya kini telah memakan waktu tiga setengah tahun.

Bahkan jumlah dakwaan awal yang 115 bertambah jadi total 130 dakwaan akibat masalah administrasi dalam kasus tersebut.

Dakwaan-dakwaan itu mencakup periode 2009 hingga 2023, di mana sebagian besar periode itu dipimpin Pep Guardiola. Roberto Mancini juga terlibat karena melatih Man City sejak 2009 hingga 2013.

Dengan dinyatakan bersalah atas 114 pelanggaran keuangan Premier League, Man City kini menghadapi ancaman hukuman berat.

Dikutip dari Daily Mail, Man City berpotensi dihukum pengurangan poin dalam jumlah besar, denda finansial, hingga terdegradasi.

Pengurangan poin pada musim-musim pelanggaran terjadi memungkinkan gelar juara Premier League Man City dicabut.

"Proses Premier League masih berlangsung, dengan sejumlah aspek penting yang harus diselesaikan, serta tunduk pada ketentuan kerahasiaan yang ketat. Oleh karena itu, posisi Manchester City FC tetap konsisten dengan pernyataan Klub pada bulan Februari 2023," kata juru bicara Man City.

"Klub telah dengan tekun menghormati prosedur hukum yang berlaku selama delapan tahun, dengan keyakinan bahwa Dewan dan Eksekutif Premier League akan bertindak sebagai regulator yang independen, imparsial, dan adil, serta bebas dari pengaruh partisan."

[Gambas:Video CNN]

(sry/jun)