Alwi Farhan Kecewa Gagal ke Final Asian Games: Otot Tak Bisa Dipaksa

CNN Indonesia
Senin, 28 Sep 2026 16:11 WIB
Alwi Farhan kecewa gagal melaju ke final badminton tunggal putra Asian Games 2026. (Arsip PBSI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Alwi Farhan mengaku kecewa tidak bisa melaju ke final badminton tunggal putra Asian Games 2026 usai ditaklukkan Kunlavut Vitidsarn.

Pada babak semifinal, Alwi takluk 0-2 (13-21, 15-21) di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Senin (28/9). Alwi percaya diri bisa memberikan perlawanan, tetapi kekuatan ototnya sudah lelah.

"Tapi saya tidak mau mengeluh dengan apa yang sudah ada. Saya cukup berterima kasih apapun hasilnya. Harus saya terima. Walaupun jujur, saya kecewa dengan penampilan hari ini." 

"Saya sudah mencoba dan saya sudah memaksa tubuh saya, tapi saya rasa tubuh saya benar-benar kelelahan hari ini sehingga tidak bisa berjuang," ucap Alwi dalam rilis PBSI.

Pertandingan melawan Vitidsarn berjalan dengan sengit. Alwi bisa mengimbangi atlet asal Thailand tersebut pada awal permainan, tetapi kedodoran pada akhir-akhir setiap gim.

"Saya rasa saya perlu menunjukkan fighting spirit, tapi tadi beberapa kali ada gerakan-gerakan yang rasanya otot memang sudah tidak bisa dipaksa," ucap pemuda 21 tahun tersebut. 

Meski gagal ke final, Alwi tetap meraih medali perunggu bersama Yoo Tae Bin. Tidak ada perebutan medali perunggu. Pemain yang kalah di semifinal otomatis dapat perunggu.

Karena itu Alwi akan menjadikan peristiwa dalam Asian Games 2026 ini sebagai refleksi. Alwi berjanji akan berlatih lebih keras dan kuat agar bisa bersaing dalam level terbaik di setiap ajang.

"Ini menjadi bagian evaluasi bagi saya. Dengan apapun kondisinya, apapun tantangannya saya harus bisa mengatasi. Saya harus mencoba lebih kuat, lebih belajar," ucap atlet asal Surakarta ini.

"Ke depannya masih banyak hal yang perlu saya kejar. Sebenarnya targetnya dua emas, tapi belum tercapai. Masih ada kesempatan lagi untuk empat tahun ke depan, semoga Tuhan memberikan saya kesempatan." 

(abs/jal)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK