Kans Tim Badminton Kembali Raih 3 Emas Asian Games Setelah 32 Tahun

CNN Indonesia
Selasa, 29 Sep 2026 06:15 WIB
Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah saat berlaga di babak perempat final Asian Games 2026.
Amri/Nita akan tampil di final nomor ganda campuran Asian Games 2026. (Arsip PBSI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tim Badminton Indonesia berpeluang memutus catatan tidak pernah meraih tiga medali emas Asian Games sejak terakhir kali melakukannya pada Asian Games 1994.

Sejak Tim Badminton Indonesia memenangkan tiga medali emas pada Asian Games 1994, Pasukan Merah-Putih tidak lagi bisa menyamai atau melebihi catatan tersebut pada Asian Games edisi berikutnya.

Catatan terbaik setelah momen di 1994 itu adalah raihan dua emas yang didapat pada edisi 1998, 2014, dan 2018. Di edisi Asian Games 2026, Tim Badminton Indonesia punya peluang untuk menyamai catatan tiga emas di Asian Games 1994.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini, Tim Badminton Indonesia sudah mengamankan satu medali emas lewat kemenangan di nomor beregu putra. Di babak final nomor perorangan, Indonesia punya peluang menambah dua medali emas.

Peluang itu ada lewat kehadiran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah di final nomor ganda campuran serta Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin di final nomor ganda putra. Andai kedua ganda bisa memenangkan laga final dan meraih medali emas, otomatis Tim Badminton Indonesia di edisi Asian Games 2026 ini menyaai catatan Tim Badminton Indonesia di edisi 1994.

Namun untuk bisa mewujudkan hal tersebut, Amri/Nita dan Leo/Daniel bakal menghadapi tantangan berat. Mereka yang berstatus nonunggulan bakal menghadapi pemain unggulan.

Amri/Nita berhadapan dengan Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin yang merupakan unggulan kedua. Sedangkan Leo/Daniel bertemu Liang Weikeng/Wang Chang yang jadi unggulan ketiga ganda putra.

Secara keseluruhan, catatan terbaik Tim Badminton Indonesia di Asian Games ada di edisi 1962. Saat itu Indonesia meraih lima emas dari enam nomor yang dipertandingkan.

[Gambas:Video CNN]

(ptr/jun)