Pelatih Bangladesh Ungkap 2 Pemain Paling Berbahaya Timnas Indonesia

CNN Indonesia
Rabu, 30 Sep 2026 20:23 WIB
Pelatih Bangladesh, Thomas Dooley di FIFA ASEAN Cup 2026. (CNNIndonesia.com/Askar Fatih Robbani)
Pelatih Bangladesh, Thomas Dooley bicara soal pemain berbahaya Timnas Indonesia. (CNNIndonesia.com/Askar Fatih Robbani)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih Bangladesh Thomas Dooley mengungkap pemain paling berbahaya milik Timnas Indonesia. Siapa yang dimaksud Dooley?

Kapten Timnas Indonesia Kevin Diks dinilai sebagai pemain paling berbahaya menurut pelatih asal Amerika Serikat itu. Dooley juga menyoroti Ole Romeny yang punya kemampuan brilian di depan gawang.

"Kevin Diks dari Borussia Monchengladbach di Liga Jerman, dia sangat berbahaya. Saya memang tidak hafal seluruh nama mereka, tetapi pemain nomor 10 [Ole Romeny] di lini depan, dia kuat dan memiliki teknik yang sangat bagus," kata Dooley di Jakarta, Rabu (30/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski begitu, Dooley menjelaskan jika Bangladesh tidak boleh hanya fokus pada satu pemain. Pasalnya, skuad Garuda secara keseluruhan dinilai punya kemampuan mumpuni pada setiap lini.

"Para pemain bertahannya bahkan bertubuh 20 hingga 30 sentimeter lebih tinggi dari saya. Secara individu mereka pemain-pemain hebat. Seluruh pemain mereka wajib diwaspadai, jadi tidak bisa kita berkata: 'Abaikan pemain yang satu ini,' karena semuanya sangat kuat. Kami harus mewaspadai setiap pemain di lapangan," ujarnya.

Bangladesh akan menantang Timnas Indonesia dalam laga pemungkas FIFA ASEAN Cup 2026. Pertandingan tersebut digelar pada Kamis (1/10) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Ini jadi laga terakhir buat Bangladesh sebab mereka dipastikan tersingkir dari ajang ini setelah menelan dua kekalahan beruntun dari Malaysia dan Singapura.

Walaupun begitu, Thomas Dooley menuturkan ia mendapat pengalaman berharga dari turnamen baru garapan FIFA ini. Tim-tim yang dihadapi Bengal Tigers punya kualitas di atas mereka. Karenanya hal tersebut sekaligus jadi sarana pembelajaran bagi sepak bola Bangladesh ke depannya.

[Gambas:Video CNN]

(afr/jal)