Jonatan Christie resmi kehilangan posisi nomor satu dunia setelah satu bulan duduk di peringkat tertinggi tersebut.
Jonatan langsung turun dua peringkat ke posisi ketiga. Ia digeser oleh Kunlavut Vitidsarn dan Christo Popov.
Dengan demikian, Jonatan jadi pebulutangkis nomor satu dunia hanya dalam kurun waktu satu bulan. Ia mulai naik ke posisi nomor satu dunia pada pekan ke-35 alias 25 Agustus dan turun dari takhta tertinggi tersebut pada pekan ke-40 alias 29 September.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi ini tak lepas dari penurunan prestasi yang dialami Jonatan. Jonatan tidak sanggup mencapai semifinal di empat turnamen terakhir mulai dari Jpaan Open, China Open, Kejuaraan Dunia, dan China Masters. Tak hanya itu, Jonatan juga kehilangan poin sat ia juara Korea Open di tahun lalu.
Posisi Jonatan di peringkat ketiga sendiri dalam ancaman. Pasalnya pada tahun lalu, Jonatan bisa juara di Denmark Open dan Hylo Open.
Ia meraih banyak poin dari dua turnamen tersebut. Karena itu, Jonatan harus bisa mencatat hasil serupa, bila tidak, ia terancam kehilangan banyak poin pada pekan-pekan berikutnya.
Jonatan sendiri baru saja mengalami kegagalan meraih medali di nomor perorangan Asian Games. Tampil sebagai unggulan pertama, Jonatan kalah di babak perempat final.
Meski demikian, Jonatan tetap mendapat emas dari nomor beregu putra. Ia jadi bagian tim Indonesia yang sukses mengalahkan China di partai final.
(ptr/nva)