Nurisa Dian dan Kejutan Emas di Asian Games 2026

CNN Indonesia
Kamis, 01 Okt 2026 14:21 WIB
Nurisa Dian meraih emas nomor compound perorangan putri. (REUTERS/Anushree Fadnavis)
Jakarta, CNN Indonesia --

Nurisa Dian Ashrifah mengaku tidak memasang ekspektasi tinggi untuk merebut medali emas di Asian Games 2026. Ia hanya berusaha nyaman saat menjalani pertandingan.

Nurisa Dian sukses mempersembahkan medali emas di nomor compound perorangan putri. Hasil tersebut jadi emas kelima Indonesia di Asian Games sekaligus memastikan kontingen Indonesia melewati target empat emas yang telah ditetapkan.

"Dari awal saya tidak berekspektasi. Yang penting enak nembaknya."

"Sebenarnya dari kualifikasi saya cuma mencoba untuk menembak dengan nyaman. Hasilnya mengikuti. Ternyata di sesi kedua saya bisa menaikkan skor dan akhirnya peringkat delapan," ucap Nurisa Dian yang akrab dipanggil Hani ini.

Dengan hasil di kualifikasi, Nurisa Dian lolos ke babak perempat final. Di perempat final, Nurisa Dian bisa mengalahkan Chikitha Taniparthi yang sudah meraih dua emas dari beregu putri dan beregu campuran. Setelah melewati adangan Chikitha, Nurisa Dian bisa menaklukkan Kang Yeon Seo di babak semifinal.

Laga semifinal dimainkan pada Kamis (1/10) yang akan langsung disusul laga final. Di semifinal, Nurisa Dian menang 147-143. Perubahan suasana di arena pertandingan mewarnai laga semifinal.

"Dia kemarin mainnya bagus, perfect score terus. Jadi saya tidak berekspektasi. Ya sudah, nembak saja."

"Dari tadi belum ada angin, bahkan dari kemarin belum ada angin. Baru hari ini panas, matahari datang, kemudian angin. Saya sempat agak panik, lawan juga panik. Tapi alhamdulillah saya bisa menang, selisihnya empat poin," kata Nurisa Dian.

Di babak final, Nurisa Dian akan menghadapi Amaya Amparo Cojuangco. Nurisa Dian bisa menang 139-137. Dalam laga itu, Nurisa Dian mengaku dinaungi keberuntungan karena kondisi angin berbeda saat ia dan Amaya menembak.

"Saya benar-benar enggak kebayang sampai final. Yang penting dari awal saya nembak bagus saja. Iya, ini semesta sepertinya mendukung. Pas saya nembak anginnya enggak terlalu kencang, tapi pas Filipina nembak, lumayan kencang."

"Ini plot twist banget dalam hidup saya. Saya lawan India dan Korea yang sudah menguasai panahan dan atlet top. Ternyata saya bisa," ujar Nurisa Dian.

[Gambas:Video CNN]

(ptr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK