Pelatih Singapura Akui Ada yang Tak Biasa saat Dibantai Malaysia 0-6

CNN Indonesia
Jumat, 02 Okt 2026 18:40 WIB
Pesepak bola Tim Nasional Malaysia Bergson (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Tim Nasional Singapura Ryhan Stewart (kedua kanan) pada pertandingan Grup A FIFA ASEAN CUP 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (1/1
Singapura kalah telak dari Malaysia pada laga terakhir fase grup FIFA ASEAN Cup 2026. (ANTARA FOTO/NOVRIAN ARBI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih Singapura, Gavin Lee mengakui ada yang tidak biasa saat anak asuhnya dibantai Malaysia 0-6 pada matchday terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, Kamis (1/10).

Singapura dibuat tidak berdaya. Gawang The Lions diberondong enam gol oleh Malaysia di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung. Striker naturalisasi Malaysia, Bergson da Silva bahkan mencetak hattrick di pertandingan ini.

Seusai laga, Gavin Lee secara jujur mengakui keunggulan Malaysia. Pelatih berusia 36 tahun itu pun dibuat heran karena permainan Malaysia semakin ganas walau telah unggul 3-0 atas timnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setiap pertandingan selalu menjadi momen penyadaran akan realitas sesungguhnya. Kami tidak pernah menganggap remeh pertandingan mana pun," ujarnya seperti dilansir dari The Strait Times.

"Dan mengingat konteks serta kondisinya, melihat tim yang begitu termotivasi untuk mencetak lebih banyak gol setelah unggul 3-0 adalah sesuatu yang tidak biasa."

Terkait kekalahan telak timnya, Gavin Lee merasa Singapura seharusnya tidak kalah sedemikian telak dari Malaysia.

"Sejujurnya jalannya pertandingan tidak terasa seperti laga yang berakhir dengan skor 6-0, namun kami memang tidak tampil cukup baik untuk bisa lolos dan itu adalah kesalahan kami sendiri," katanya.

"Hal ini perlu kami renungkan; kami harus menyadari tingkat persaingan yang ingin kami capai serta terus berupaya untuk melangkah maju."

[Gambas:Video CNN]

(jal/abs)