Final Asian Games: Korea Pertahankan Takhta atau Balas Dendam Jepang?

CNN Indonesia
Sabtu, 03 Okt 2026 15:20 WIB
Jepang punya misi membalas kekalahan atas Korea Selatan di dua edisi terakhir final Asian Games. (REUTERS/Andrew Boyers)
Jakarta, CNN Indonesia --

Final cabang olahraga sepak bola Asian Games akan mempertemukan Korea Selatan vs Jepang. Laga ini punya arti penting bagi kedua tim.

Duel Korea Selatan vs Jepang adalah duel ulangan dua edisi final Asian Games sebelumnya. Dalam dua pertemuan sebelumnya, Korea Selatan selalu keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1.

Karena itu, Korea Selatan datang ke final dengan misi untuk mempertahankan takhta. Secara keseluruhan, Korea Selatan memang penguasa sepak bola Asian Games.

Korea Selatan mengoleksi emas sepak bola terbanyak di Asian Games dengan enam gelar. Mereka juga jadi tim dengan keberhasilan masuk final terbanyak yaitu sembilan kali.

Di Asian Games 2026, Korea Selatan tampil impresif. Mereka mengalahkan Qatar dengan skor 4-1 dan menghajar Arab Saudi 2-0.

Masuk ke babak perempat final, Korea Selatan menaklukkan Vietnam 4-0. Korea Selatan lalu menghajar China 2-1 di babak semifinal.

Sedangkan Jepang datang ke final dengan misi balas dendam. Kekalahan di dua edisi sebelumnya jelas menyakitkan.

Terlebih, Jepang akan bermain dengan dukungan lebih banyak suporter lantaran mereka adalah tuan rumah Asian Games kali ini.

Sebagai salah satu kekuatan sepak bola Asia, Jepang baru sekali memenangkan emas Asian Games. Momen itu terjadi pada Asian Games 2014.

Secara total, Jepang empat kali masuk final Asian Games. Jumlah tiga kekalahan di final yang mereka alami itu sama dengan Korea Selatan.

Di Asian Games kali ini, Jepang melewati fase grup dengan tiga kemenangan dan catatan 12 gol tanpa pernah kebobolan.

Namun di fase knock out, Jepang mulai mendapat perlawanan sengit. Mereka menang tipis 1-0 atas Korea Utara dan harus menang lewat adu penalti lawan Uzbekistan.

[Gambas:Video CNN]

(ptr/jun)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK