Update Klasemen Medali Asian Games usai Takraw Indonesia Raih Perak

CNN Indonesia
Sabtu, 03 Okt 2026 10:55 WIB
Tim takraw Indonesia raih medali perak kuadran putra Asian Games 2026. (REUTERS/Chalinee Thirasupa)
Jakarta, CNN Indonesia --

Klasemen medali Asian Games 2026 mengalami sedikit perubahan setelah tim takraw Indonesia raih perak di nomor kuadran putra pada Sabtu (3/10) pagi WIB.

Tim takraw Indonesia harus puas membawa pulang medali perak usai kalah 1-2 dari Jepang di final kuadran putra di Nagoya City Mizuho Park Gymnasium.

Indonesia sebenarnya sempat unggul dua kali, yakni 3-0 dan 11-8 di set pertama. Namun, Jepang berhasil comeback dan mengamankan gim pertama 17-15.

Pada set kedua, Muhammad Hardiansyah Muliang dan kawan-kawan tampil percaya diri dan memenangi pertandingan dengan skor meyakinkan 15-9.

Sayang, tim Merah Putih gagal memanfaatkan momentum di set ketiga. Jepang mampu meraih kemenangan 15-13 di akhir duel sengit sekaligus berhak mendulang emas.

Hasil ini tak memengaruhi posisi Indonesia di peringkat ke-14 dengan perolehan total 37 medali dengan rincian 5 emas, 9 perak, dan 23 perunggu.

Saat ini Indonesia masih di bawah Uni Emirat Arab yang mengemas 7 emas, empat perak, dan 1 perunggu. Sementara Taiwan menempel ketat dengan perolehan 4 emas, 16 perak, dan 30 perunggu.

Sementara itu, puncak klasemen masih dikuasai China yang mengoleksi 162 emas, 82 perak, dan 74 perunggu. Jepang dan Korea Selatan membuntuti di peringkat kedua dan ketiga.

Hari ini, Indonesia masih punya kesempatan menambah pundi-pundi emas lewat cabang olahraga voli pantai dan padel yang sudah memastikan lolos ke final.

Klasemen Medali Asian Games 2026:

1. China (162 emas, 82 perak, 74 perunggu)
2. Jepang (73, 83, 85)
3. Korea Selatan (33, 40, 62)
4. Uzbekistan (20, 23, 22)
5. India (17, 25, 35)
6. Iran (15, 17, 13)
7. Thailand (15, 12, 17)
8. Kazakhstan (12, 21, 44)
9. Bahrain (11, 5, 6)
10. Malaysia (9, 5, 16)
----
14. Indonesia (5, 9, 23)

[Gambas:Video CNN]

(jun)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK