FIFA ASEAN CUP 2026

Indonesia vs Thailand: Hindari Kartu Merah seperti Saat Lawan Malaysia

CNN Indonesia
Senin, 05 Okt 2026 11:30 WIB
Timnas Indonesia harus bisa mengendalikan emosi dengan baik dalam laga lawan Thailand. (CNNIndonesia/Adi Ibrahim)
Jakarta, CNN Indonesia --

Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand di laga final FIFA ASEAN Cup 2026. Satu hal yang harus penting digarisbawahi adalah untuk tidak mengulangi kesalahan seperti lawan Malaysia yaitu mendapat kartu merah.

Timnas Indonesia akan menghadapi laga sengit lawan Thailand. Dari sisi sejarah, Thailand seringkali mengandaskan mimpi Indonesia untuk menjadi juara di langkah terakhir pada beberapa kompetisi yang digelar di Asia Tenggara seperti SEA Games dan Piala AFF.

Pada kesempatan kali ini, Timnas Indonesia punya peluang bagus. Timnas Indonesia punya materi pemain yang mumpuni dan bakal bermain di hadapan puluhan ribu suporter. Dua hal itu bisa jadi modal bagus bagi Indonesia untuk bisa menaklukkan Thailand.

Namun satu hal yang harus diwaspadai, dalam laga tensi tinggi seperti Indonesia vs Thailand nanti, adalah tingkat kendali emosi. Pemain-pemain Timnas Indonesia harus bisa bersikap tenang dan tidak berlebihan dalam menanggapi situasi yang terjadi di lapangan.

Insiden seperti saat Indonesia menghadapi Malaysia tidak boleh terulang. Dalam laga lawan Malaysia, Timnas Indonesia kehilangan kesempatan untuk menguasai laga setelah Thom Haye terkena kartu merah langsung di menit ke-36.

Sejak saat itu, Timnas Indonesia praktis lebih banyak bertahan. Skuad Garuda kehilangan kesempatan untuk menguasai pertandingan dan membidik kemenangan. Kesalahan itulah yang tidak boleh diulang dalam laga lawan Thailand.

Jelang laga final, kapten Timnas Indonesia Kevin Diks juga kembali mengingatkan pemain-pemain untuk meningkatkan fokus dan kendali diri. Hal itu yang bakal memperbesar peluang Timnas Indonesia memenangkan pertandingan.

"Final adalah pertandingan tersendiri. Apa pun bisa terjadi, tetapi jika Anda fokus, itu sudah menjadi setengah dari pekerjaan. Jangan sampai terbawa emosi atau hal-hal lainnya, karena Anda harus tetap fokus selama 100 menit, bahkan mungkin lebih."

"Satu momen bisa menjadi penentu dalam sebuah final. Jika ada dua tim bagus yang saling berhadapan, satu momen saja sudah cukup, dan satu momen bisa menentukan pertandingan," ujar Kevin Diks.

[Gambas:Video CNN]

(ptr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK