Pembalap Indonesia, Mario Aji, ingin memanfaatkan sisa musim Moto2 2026 untuk menunjukkan performa yang lebih baik setelah sejauh ini belum raih hasil sesuai dengan target.
Musim ini menjadi tahun ketiga Mario berkompetisi di kelas Moto2. Ia menilai masih ada sejumlah hal yang perlu diperbaiki sebelum musim berakhir.
"Tentu hasil dan target tidak sesuai apa yang Mario harapkan karena ini sudah tahun ketiga," ujar Mario kepada awak media di Jakarta, Senin (5/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perjalanan Mario musim ini juga sempat terganggu cedera. Kondisi tersebut membuatnya kesulitan menjaga konsistensi meski kini masalah fisik itu sudah tidak lagi dirasakan.
"Sebenarnya enggak sih, sekarang sudah enggak. Cuma timing di atas motor tuh gampang terpecah, gampang berubah gitu. Kalau kondisi fisik sudah enggak masalah," katanya.
Mario mengakui musim 2026 berjalan naik turun sejak awal. Ia sempat memulai kompetisi dengan cukup baik sebelum cedera menghambat.
"Ya, tahun yang sulit, naik dan turun. Sekarang di awal musim mungkin Mario mulai musim dengan cukup baik, tapi ada cedera yang menghambat," tuturnya.
Kini, Mario ingin menjadikan balapan-balapan tersisa sebagai kesempatan untuk membangun kembali performanya sekaligus memberikan gambaran yang lebih jelas kepada tim mengenai kondisi motor.
"Targetnya menyelesaikan sisa musim ini dengan performa yang baik," ujar Mario.
Ia berharap proses tersebut bisa menghasilkan evaluasi yang berguna bagi dirinya dan tim untuk memaksimalkan kemampuan motor hingga akhir musim.
"Biar kita bisa dapat masukan dan kasih masukan juga ke tim, full potensi Mario di atas motor," kata Mario.
Dengan beberapa seri yang masih tersisa, Mario ingin menutup musim ketiganya di Moto2 dengan performa yang lebih mencerminkan kemampuan terbaiknya.
(nam/nam/jun)