ANALISIS

Timnas Indonesia: Takson Lazarus King of ASEAN Lewat Turnamen FIFA

Abdul Susila | CNN Indonesia
Selasa, 06 Okt 2026 19:21 WIB
Timnas Indonesia berhasil menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai mengalahkan Thailand lewat adu penalti dengan skor 2-2(4-2) di SUGBK, Jakarta. (CNN Indonesia/Adi Ibrahim)
Timnas Indonesia jadi 'Raja ASEAN' lagi setelah 35 tahun. (CNN Indonesia/Adi ibrahim)

Sejak 2013, Indonesia dikenal sebagai tim nasional yang bisa mencapai sukses di level usia saja. Begitu memasuki fase senior, tunas-tunas itu layu.

Thailand, Vietnam, dan Malaysia, lebih eksis dibanding Indonesia. Namun, 'ejekan' tersebut dipatahkan pada 2026 ini. Sindiran lainnya, raja tanpa mahkota, sudah tak pantas disematkan ke Indonesia.

Lewat pertandingan 120 menit plus adu penalti, yang potongan videonya masih FYP (for your page) di beranda berbagai media sosial populer, Timnas Indonesia reinkarnasi. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ya, skuad Garuda menegaskan bahwa sang raja Asia Tenggara telah lahir kembali. Sang penguasa sesungguhnya telah revive. Titik takson lazarus king of ASEAN telah diikrarkan dengan lantang.

Melawan Thailand, tim yang kaya pengalaman dan mentalitas baja, Indonesia mendominasi. Ole Romeny dan kolega Mengurung pertahanan tim Gajah Putih hingga persentase 65 berbanding 35.

Namun, Thailand yang kalah jumlah pemain malah bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1, memaksa perpanjangan waktu dua kali 15 menit, dan berbalik unggul 2-1 di menit ke-111.

Saat tertinggal inilah para pemain menunjukkan mentalitas pejuangnya. Serangan dibangun dengan rasa percaya. Rasa percaya diri yang hampir mati bisa dihidupkan kembali. 

Awalnya, Rizky Ridho mengumpan Egy Maulana Vikri di sisi kanan. Ridho kemudian masuk ke kotak penalti saat Egy merangsek, lantas naluri Egy menilai Ridho dalam posisi ideal dan mengumpannya.

Ridho, yang berposisi asli bek tengah, menghadap tiang dan berusaha mengumpan. Sepakannya malah mengarah gawang dan ditepis kiper Thailand. Rupanya bola mengarah ke Elkan Baggott.

Pemain Millwall itu mencetak gol. Menyamakan 2-2 dan memaksa terjadinya penalti. Sekali lagi, mentalitas juara Indonesia menyala-nyala. Empat eksekutor Indonesia sukses menjadi algojo 12 pas.

Kini Timnas Indonesia telah beraura raja lagi. Setelah 35 tahun hibernasi, gelar juara ASEAN (walau bukan Piala AFF) dikuasi kembali. Selanjutnya, bisakah eksistensi ini menginspirasi?

[Gambas:Video CNN]

(jun)

HALAMAN:
1 2