Final Gulf Cup Panas, Pemain UEA Dilempari Botol Fans Arab Saudi

CNN Indonesia
Rabu, 07 Okt 2026 11:39 WIB
Laga Arab Saudi vs UEA di final Gulf Cup 2026 diwarnai kericuhan.
Laga Arab Saudi vs UEA di final Gulf Cup 2026 diwarnai kericuhan. (REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa)
Jakarta, CNN Indonesia --

Final Gulf Cup 2026 antara timnas Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) diwarnai kericuhan kecil saat tim tamu dilepati botol oleh suporter tuan rumah, Rabu (7/10).

Final Gulf Cup 2026 berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, markas Arab Saudi. Dalam pertandingan tersebut Arab Saudi menang 2-0 dan jadi juara Piala Teluk 2026 berkat gol Hammam Al Hammami (11') dan Firas Al Buraikan (13').

UEA berusaha mengejar setelah tertinggal dua gol, tetapi gagal mencetak gol balasan. Arab Saudi akhirnya mempertahankan kemenangan 2-0 sekaligus merebut gelar Gulf Cup untuk kali keempat dalam sejarah mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertandingan itu juga diwarnai kericuhan kecil saat hakim garis didorong pemain cadangan Uni Emirat Arab memasuki menit injury time babak kedua. Insiden itu bermula saat hakim garis menganggap S Mohamed Abdalla Alamiri handball. Alamiri protes karena tidak merasa handball.

Khaled Al Dhanhani yang semula duduk di bangku cadangan dan mengenakan rompi berlari menghampiri, lalu mendorong hakim garis.

Wasit asal Maroko, Jalal Jayed yang memimpin pertandingan itu langsung mengeluarkan kartu merah kepada Khaled Ibrahim Al Dhanhani. Al Dhanhani yang belum sempat masuk ke lapangan harus meninggalkan bangku cadangan dengan menenteng sepatu.

Peristiwa tersebut juga memancing kemarahan suporter Arab Saudi. Penonton tuan rumah langsung menghujani pemain Uni Emirat Arab dengan botol.

Beberapa botol mengenai ofisial dan pemain UEA. Dalam beberapa kesempatan terlihat pemain UEA melempar balik botol itu ke suporter Arab Saudi yang berada di belakang bench mereka.

Pemain belakang Arab Saudi, Abdulelah Al Amri mencoba menenangkan suporter, akan tetapi upaya itu dihalangi kiper Mohammed Al Owais.

Setelah peluit panjang tanda laga usai dibunyikan, giliran suporter UEA yang melempari botol ke arah kiper Arab Saudi Al Owais. Pada babak kedua, gawang yang dijaga Al Owais berada di depan tribune suporter UEA. Gelar tersebut menjadi yang pertama bagi Arab Saudi sejak 2003.

[Gambas:Video CNN]

(sry/nam/sry)