PBSI Blak-blakan Jonatan Christie Main Dini Hari di Asian Games

CNN Indonesia
Kamis, 08 Okt 2026 11:25 WIB
Jonatan Christie bermain pada pukul 01.00 dini hari saat berlaga di nomor perorangan tunggal putra Asian Games 2026. (Arsip PBSI)
Jakarta, CNN Indonesia --

PBSI menerangkan perihal Jonatan Christie bermain tengah malam dalam nomor perseorangan Asian Games 2026.

Jonatan yang merupakan salah satu andalan Indonesia dalam cabang olahraga badminton di Asian Games harus menjalani pertandingan pada pukul 01.00 dini hari ketika melakoni babak 16 besar.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Eng Hian, menjelaskan pangkal masalah sehingga Jonatan harus bermain di waktu yang tidak normal.

"Itu kita udah protes, pada saat itu kita udah komplain. Cuma, itu panitia sendiri itu sudah menegosiasikan ke OCA [Dewan Olimpiade Asia] untuk diperpanjang satu hari itu tidak bisa. Itu sudah dilakukan sebelum pertandingan bulu tangkis dimulai," ucap pria yang akrab disapa Koh Didi dalam sesi wawancara di Pelatnas Cipayung, Rabu (7/10).

Mantan atlet ganda putra Indonesia itu juga menjawab pertanyaan soal laga Jonatan vs Viren yang tidak bisa dimainkan ke lapangan yang sudah kosong.

"Kita komplain, kenapa pertandingan delay panjang, terus tidak bisa dipindahkan ke lapangan yang kanan-kiri udah kosong? Karena dengan alasan kalau court TV [lapangan untuk disiarkan di televisi] itu enggak bisa dipindahkan ke ke court TV sebelahnya."

"Nah ya banyak yang komplain, enggak cuma kita. Kita udah mengajukan komplain, tapi jawaban dari event organizer-nya, dari panitia turnamennya, referee-nya juga seperti itu. Karena keterbatasan waktu yang sudah diberikan dari OCA itu enggak bisa dinegosiasikan lagi," jelasnya.

Dalam laga yang berlangsung dini hari melawan atlet Sri Lanka, Viren Nettasinghe, Jonatan menang 15-21, 21-13, 21-15. Setelah pertandingan itu, Jonatan beristirahat singkat sebelum menghadapi Loh Kean Yew pada babak perempat final.

Langkah Jonatan terhenti pada babak perempat final setelah kalah 14-21 dan 19-21 dari wakil Singapura tersebut.

Di sektor tunggal putra Asian Games 2026, Indonesia meraih medali perunggu melalui Alwi Farhan.

[Gambas:Video CNN]

(ptr/nva)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK