Marco Bezzecchi Belum Layak Dibuang dari Perburuan Gelar Juara Dunia
Marco Bezzecchi menunjukkan sinyal kebangkitan di tiga seri terakhir, termasuk memenangkan MotoGP Mandalika Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Ia belum layak disingkirkan dari perburuan gelar juara dunia MotoGP 2026.
Bezzecchi tampil impresif di sesi full race Pertamina MotoGP Mandalika. Ia bisa konsisten sepanjang balapan dan jadi pembalap pertama yang menyentuh garis finis.
Catatan kemenangan di Sirkuit Pertamina Mandalika membuat Bezzecchi menunjukkan sinyal kebangkitan dalam tiga seri terakhir. Pada tiga seri terakhir, Bezzecchi selalu naik podium dengan catatan finis ketiga di Austria dan Jepang.
Kondisi itu membuat Bezzecchi saat ini mengoleksi 309 poin, tertinggal 46 angka dari rekan setimnya Jorge Martin dan berjarak 44 angka dari Marc Marquez yang ada di posisi kedua. Sayangnya, Bezzecchi melakukan blunder di sesi sprint race Pertamina MotoGP Mandalika sehingga kehilangan peluang untuk menambah angka.
Namun dengan performa di tiga seri terakhir, Bezzecchi jelas tidak bisa dipandang remeh. Ia berhasil kembali bangkit setelah terpuruk di pertengahan musim. Nama Bezzecchi masih layak untuk diperhitungkan dalam perburuan gelar juara dunia.
Bezzecchi memulai musim dengan gemilang karena selalu keluar sebagai pemenang di tiga seri awal. Setelah itu, ia juga jadi runner up di Spanyol dan Prancis. Hingga MotoGP Italia yang juga ia menangkan, Bezzecchi tampak tak tertandingi.
Namun setelah itu ia menuai hasil buruk, termasuk terkena hukuman dan cedera mulai dari MotoGP Hungaria hingga MotoGP Jerman. Hal itu yang membuat dirinya bisa dikejar Jorge Martin dan Marc Marquez.
Kini Bezzecchi bakal berjuang untuk jadi pengejar Jorge Martin dan Marc Marquez. Masih ada lima seri tersisa. Australia, Malaysia, Qatar, Portugal, dan Valencia.
(ptr/jun)