Eks Presiden Barcelona Kritik Messi secara Brutal

CNN Indonesia
Selasa, 13 Okt 2026 03:15 WIB
Lionel Messi diminta lakukan salam perpisahan di Barcelona. (IMAGN IMAGES via Reuters Connect/Jim Rassol)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mantan presiden Barcelona Joan Gaspart mengkritik Lionel Messi secara berutal karena hubungan yang renggang dengan Joan Laporta.

Laporta merupakan presiden klub Barcelona saat ini. Sementara Gaspart disebut dekat dengan Laporta dan kerap hadir dalam beberapa rapat umum.

Baru-baru ini Lionel Messi menggelar pertandingan perpisahan dengan timnas Argentina usai memutuskan pensiun dari laga internasional pada Agustus lalu.

Laga perpisahan tersebut juga disinggung Joan Gaspart dalam podcast Solo Para Cules. Menurut Gaspart, Messi harus memberikan salam perpisahan kepada penggemar Barcelona sekalipun presidennya masih Laporta.

"Saya masih akan memberi waktu, tetapi akan tiba saatnya saya merasa terganggu jika Tuan Leo Messi tidak mau sedikit pun berusaha datang ke Barca untuk mengucapkan selamat tinggal kepada para penggemar, kepada Barca," kata Gaspart dikutip dari Sport.

"Siapa pun presidennya. Siapa pun presidennya! Dia harus datang dan mengucapkan selamat tinggal kepada Barca," ucap Gaspart menambahkan.

Barcelona merupakan klub yang membesarkan karier Lionel Messi hingga saat ini. Karena itu Gaspart beranggapan La Pulga juga pantas memberikan salam perpisahan kepada klub.

Namun Gaspart kemudian mengkritik Messi dengan brutal karena mempersoalkan sosok presiden klub yang menjabat demi mengucapkan perpisahan kepada Barcelona.

"Memangnya dia pikir dia siapa? Menjadikan kehadirannya bergantung pada syarat kalau Laporta tidak lagi menjabat sebagai presiden-mengatakan dia hanya akan datang jika Laporta sudah tidak ada? Apa-apaan ini? Menjadikan Laporta sebagai syarat. 'Kalau dia ada di sana, aku tidak akan datang ke acara penghormatan itu,'" tutur Gaspart.

Gaspart menyebut dirinya adalah sosok yang menemukan bakat Messi pada usia 13. Gaspart juga tidak membantah Messi sebagai pesepakbola terbaik di dunia. Akan tetapi, Barcelona tetap disebut lebih besar ketimbang Messi.

"Hanya ada satu hal yang tidak boleh dilupakan: Barca lebih utama daripada dirinya. Dia harus berhati-hati-dia benar-benar harus berhati-hati! Saya mengatakan ini karena rasa sayang saya kepada pemain legendaris yang saya rekrut saat ia berusia tiga belas tahun dan saya menjabat sebagai presiden Barca," ucap Gaspart.

"Dia harus berhati-hati. Barca lebih penting daripada dirinya. Dia menjadi pemain hebat sebagian berkat Barca, hal itu tidak boleh dilupakan," ujar Gaspart melanjutkan.

[Gambas:Video CNN]

(sry/sry)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK