ANALISIS

Atletico vs MU: The Red Devils Bangkit atau Makin Terpuruk?

Muhammad Ikhwanuddin | CNN Indonesia
Selasa, 13 Okt 2026 09:35 WIB
Soccer Football - LaLiga - Atletico Madrid v Real Madrid - Riyadh Air Metropolitano, Madrid, Spain - September 20, 2026 Atletico Madrid's Jonathan David celebrates scoring their second goal with Giuliano Simeone REUTERS/Juan Barbosa
Atletico Madrid adalah tim yang berbahaya saat bermain di kandang. (REUTERS/Juan Barbosa)

Atletico Madrid ingin memetik kemenangan perdana di Liga Champions musim ini. Karenanya, menerjunkan skuad andalan bakal jadi pilihan. Man Utd juga demikian, tapi agaknya lebih sederhana dalam menampilkan pasukan.

Melirik deretan laga sebelumnya, Michael Carrick menerapkan penyesuaian. Matheus Cunha memang berdiri sebagai ujung tombak, namun pergerakannya tak berhenti di sepertiga garis pertahanan lawan. Bintang asal Brasil itu juga menjemput bola dari belakang untuk memberi ruang tusukan kepada Bryan Mbeumo sebagai sayap.

Cara ini efektif membuahkan gol lawan Spurs saat Cunha mencatat assist dan Mbeumo mencetak gol. Namun persoalannya, daya jelajah luas dari Cunha membuat Man Utd kehilangan sosok nomor 9 sejati, belum lagi kurang klinis dalam urusan penyelesaian. Situs Opta mencatat Man Utd hanya membukukan empat tendangan tepat sasaran dari 12 total sepakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lini tengah Man Utd juga masih jadi persoalan. Selepas ditinggal Casemiro, The Red Devils belum sepenuhnya sembuh dari luka terbuka di titik ini. Performa Youri Tielemans sejauh ini masih dipertanyakan.

Rekrutan anyar lain seperti Carlos Baleba dan Andrey Santos pun belum sepenuhnya memberi dampak signifikan. Sektor ini jadi titik paling kropos dari Man Utd.

Benteng pertahanan juga serupa demikian. Carrick memasang Lenny Yoro sebagai bek kanan karena Mazraoui cedera dan Diogo Dalot sedang menurun performanya. Bek kiri juga tanpa pelapis sepadan karena Dorgu tengah menepi.

Alhasil, Carrick harus pandai-pandai mencari solusi hampir di semua lini. Bermain imbang lawan Atletico sudah lebih dari cukup bagi Man Utd saat ini.

Man Utd perlu bekerja keras dalam membendung sektor sayap dari Atletico. Ini karena Los Rojiblancos punya pemain eksplosif baik di sisi kanan maupun kiri.

Pakem empat bek tengah jadi urat nadi pertahanan Atletico. Kuartet Marcos Llorente, Marc Pubill, Cristian Romero, dan David Hancko cukup solid dengan hanya kebobolan delapan gol hingga pekan kedelapan La Liga musim ini.

Sementara pemain sayap seperti Giuliano Simeone di kanan dan Alejandro Grimaldo di kiri sama-sama punya karakter ofensif dan berani melakukan tusukan. Ditambah dengan Lee Kang In dan Alex Baena dengan pendekatan serupa, sektor flank adalah senjata mematikan dari Atletico.

Atletico juga punya Jonathan David sebagai target man apabila Julian Alvarez tak dimainkan. Intinya, daya gedor wakil Spanyol punya banyak opsi untuk memaksa tim tamu pulang dengan tangan hampa dari pertandingan nanti.

(jal)

HALAMAN:
1 2