Kata-kata Alwi sebagai Wakil Indonesia yang 'Dobrak' Denmark Open 2026
Tunggal putra Indonesia Alwi Farhan bersyukur usai memastikan diri jadi wakil Merah Putih pertama yang melenggang ke babak 16 besar Denmark Open 2026.
Alwi merupakan pebulutangkis pertama dari Indonesia yang pertama lolos ke babak 16 besar Denmark Open 2026. Seluruh wakil Indonesia yang bertanding Selasa (13/10) kalah sehingga terhenti di babak 32 besar.
Alwi sukses mengamankan tiket babak kedua usai menumbangkan wakil India Ayush Shetty lewat pertarungan tiga gim 21-11, 13-21, 21-10 di Jyske Bank Arena, Odense, Rabu (14/10).
Pebulutangkis berusia 21 tahun itu mengakui laga menghadapi Ayush menyajikan tantangan berat lantaran postur tinggi serta jangkauan luas sang lawan. Kendati dihampiri tekanan sepanjang laga, Alwi sanggup menjaga fokus hingga mengunci kemenangan.
"Alhamdulillah senang pastinya bisa memenangkan pertandingan lagi melawan Ayush, tentu tidak mudah. Yang kita tahu jangkauannya, tingginya dia sangat-sangat menyusahkan," kata Alwi usai pertandingan.
Kunci kemenangan Alwi terletak pada kejelian memanfaatkan kondisi angin di arena. Strategi tersebut menjadi krusial sebab hembusan angin kencang membuat kontrol pukulan melambung berisiko tinggi saat berpindah posisi.
"Saya memang harus memanfaatkan sisi di gim pertama dan paruh pertama gim ketiga yang kalah angin. Ketika pindah ke sisi sebelah sangat sulit untuk mengontrol angkatan bola karena hembusan angin yang sangat kencang. Sangat beresiko untuk terus melambungkan shuttlecock di posisi itu," jelas Alwi.
Pada babak 16 besar, Alwi akan menghadapi seniornya di pelatnas, Jonatan Christie yang mengalahkan wakil Taiwan Lin Chun Yi. Jonatan mengalahkan Chun Yi 21-13, 21-14 dalam pertandingan berdurasi 40 menit.
Sementara satu wakil lain dari Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah kalah dari Victor Lai.
Pertemuan Alwi dengan Jonatan memastikan hanya akan ada satu wakil Merah Putih pada babak perempat final Denmark Open 2026.
(kar/nva)