Lisandro Martinez Disanksi usai Kritik Pedas Petinggi MU

CNN Indonesia
Jumat, 16 Okt 2026 16:42 WIB
Soccer Football - Premier League - Manchester United v Tottenham Hotspur - Old Trafford, Manchester, Britain - October 10, 2026 Manchester United's Lisandro Martinez looks dejected after scoring Tottenham Hotspur first with an own goal REUTERS/Phil N
Lisandro Martinez disanksi setelah melontarkan kritik tajam ke petinggi Manchester United. (REUTERS/Phil Noble)
Jakarta, CNN Indonesia --

Manchester United menjatuhkan sanksi berupa denda kepada Lisandro Martinez yang blak-blakan mengkritik petinggi The Red Devils.

Dilansir dari Metro, sanksi kepada Martinez itu telah dijatuhkan oleh pihak klub. Namun, belum diketahui berapa besaran denda yang diberikan kepada bek tengah asal Argentina itu.

Sanksi berupa denda ini membuat Martinez akan tetap tersedia buat MU. Martinez bisa tetap dimainkan pelatih Michael Carrick saat tandang ke markas Leeds United pada pekan ketujuh Liga Inggris, Minggu (18/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, Lisandro mengkritik petinggi klub, dalam hal ini Direktur Teknik MU, Jason Wilcox. Licha, sapaan akrab Lisandro, menilai manajemen kurang berinvestasi terkait pembelian pemain sebelum bergulirnya musim 2026/2027.

Saya mengharapkan lebih [investasi], itu 100 persen jelas. Saya juga mengharapkan lebih dari Direktur Teknik kami [Jason Wilcox]. Harus diakui, sebagai pemain kami memang harus berbuat lebih, namun penting juga untuk memiliki skuad yang tangguh agar siap menghadapi laga-laga seperti ini," ujar Martinez setelah MU kalah 0-2 dari Atletico Madrid di Liga Champions, Selasa (13/10).

Kritik yang disampaikan Lisandro itu membuat internal MU memanas. Sehari berselang, mantan pemain Ajax Amsterdam itu memberikan klarifikasi soal ini melalui unggahan Instagram story.

Dalam pernyataannya, Lisandro mengaku pernyataannya itu merupakan bentuk rasa frustrasi. Ia memastikan tidak ada niatan buruk dari pernyataannya itu karena hanya ingin The Red Devils bisa meraih hasil yang lebih baik.

"Kata-kata saya mencerminkan perasaan saya serta keinginan kuat saya untuk melihat klub ini bersaing memperebutkan gelar-gelar bergengsi. Standar tinggi tersebut merupakan bagian dari cara pandang saya terhadap sepak bola, sekaligus tanggung jawab yang melekat saat mengenakan seragam ini," tulis Lisandro.

[Gambas:Video CNN]

(jal/nva)