Hasil Kejuaraan Dunia Junior BWF: Luthfi/Dian Menang, Indonesia Juara
Muhammad Luthfi Habibi/Dian Ramadhani Mukti mengalahkan Yi Lang Feng/Meng Han Li pada final sektor ganda campuran di Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026 di Stadion Internasional Kairo, Mesir, Sabtu (17/10).
Luthfi/Dian sempat memimpin 3-1 pada awal gim pertama. Pasangan China tidak diam begitu saja. Feng/Li kemudian menyamakan kedudukan menjadi 3-3.
Duel final cukup ketat, skor terus imbang. Luthfi/Dian yang berada dalam posisi tertinggal bisa terus menyamakan kedudukan.
Dari tertinggal 7-8, Luthfi/Dian bisa berbalik unggul 9-8. Kali ini situasi berbalik, Luthfi/Dian yang unggul tipis dan terus dikejar Feng/Li.
Skor kembali imbang pada kedudukan 11-11. Luthfi/Dian yang tertinggal 11-12 kemudian bisa menyamakan kedudukan. Luthfi/Dian berbalik unggul.
Pada kedudukan 14-13 dan hanya butuh satu poin lagi untuk meraih kemenangan pada gim pertama, Luthfi/Dian kecolongan. Feng/Li menyamakan kedudukan dan kemudian berbalik unggul.
Selepas tertinggal 14-15, Luthfi/Dian bisa meraih tiga poin beruntun yang krusial dan memastikan kemenangan 17-15 pada gim pertama.
Memasuki gim kedua Feng/Li bisa menjauh dari kejaran Luthfi/Dian selepas skor 2-2. Pasangan China membukukan keunggulan empat poin dan Luthfi/Dian tertinggal 3-7.
Setelah rehat sejenak pada kedudukan 5-8, Luthfi/Dian masih belum bisa meraih poin tambahan dan terkunci di angka 5 saat Feng/Li menambah poin demi poin.
Ketika pasangan China menyentuh angka 13, Luthfi/Dian menambah dua poin beruntun. Gim kedua berakhir dengan kekalahan Luthfi/Dian, skor 8-15.
Luthfi/Dian tertinggal 0-3 pada awal gim penentuan. Tak patah arang, putra-putri harapan bangsa itu tetap berupaya main maksimal.
Luthfi/Dian bisa meraih poin kendati lawan juga menambah angka. Luthfi/Dian memangkas jarak menjadi 6-7.
Setelah rehat pada kedudukan 6-8, jarak dua poin antara Luthfi/Dian dan Feng/Li terus terjaga. Skor 7-9, kemudian 8-10 terpampang di papan skor.
Jarak melebar lagi. Sebuah pengembalian Dian gagal menyeberang net dan skor menjadi 8-12. Alih-alih menyerah, pasangan Indonesia memilih berusaha.
Li kemudian mendapat kartu kuning ketika Luthfi/Dian tertinggal 10-12. Satu poin kemudian menjadi milik pasangan Indonesia.
Dari tertinggal 11-13, pasangan Indonesia kemudian tertinggal 12-14. Dalam pengujung laga yang menegangkan, Luthfi/Dian masih bisa meraih satu poin dan bahkan membuat kedudukan menjadi 14-14. Terjadilah deuce atau setting.
Sambaran Dian membuat pasangan Indonesia berbalik unggul 15-14. Kegagalan Li mengembalikan kok memastikan Luthfi/Dian menjadi pemenang dengan skor 16-14.
(nva/nva)