Radithya Bayu Wardhana mengalahkan Fardhan Rainanda Joe dalam perebutan gelar tunggal putra Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026 bertajuk all Indonesian final yang berlangsung di Stadion Internasional Kairo, Mesir, Sabtu (17/10) malam.
Dua atlet tunggal putra Indonesia bertemu pada partai puncak Kejuaraan Dunia Junior BWF.
Ini merupakan kali pertama terjadi final sesama atlet Indonesia di sektor tunggal putra mengingat Indonesia baru sekali merebut juara nomor ini di ajang junior pada 2023 melalui Alwi Farhan yang mengalahkan Hu Zhean.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Duel Fardhan dan Radithya berlangsung cukup ketat pada awal laga. Setelah skor 3-3, Radithya bisa meraih poin beruntun sehingga skor menjadi 11-3.
Setelah itu giliran Fardhan yang meraih poin beruntun, namun hanya empat angka saja. Setelah skor 11-7, Radithya dan Fardhan silih berganti meraih poin hingga Radithya mengamankan gim pertama dengan kemenangan 15-9.
Pada gim kedua Radithya membuka angka pertama, namun kemudian Fardhan membalas dengan meraih empat poin tanpa putus. Radithya kemudian mencoba mengeluarkan permainan terbaik guna memutus poin Fardhan.
Radithya kemudian bisa menyamakan skor menjadi 6-6. Setelah itu duel berlangsung alot lantaran kedua pemuda harapan bangsa ini silih berganti meraih poin.
Setlah skor 7-7, Radithya berbalik unggul. Tidak cuma unggul satu poin, Radithya ngebut dan membukukan keunggulan 9-7.
Smes melebar dari Fardhan memberi tambahan poin untuk Radithya. Skor menjadi 10-7.
Dalam situasi tertinggal Fardhan tidak panik. Justru Radithya yang berada dalam tekanan dan membuat kesalahan. Kedudukan kemudian menjadi kembali imbang 10-10.
Setelah skor imbang 11-11, Fardhan bisa meraih poin beruntun dan mengamankan gim kedua dengan kemenangan 15-11.
Memasuki gim ketiga Radithya tampak lebih siap. Tekanan Radithya menghasilkan poin dan membuatnya meninggalkan Fardhan. Dari skor 2-0, jarak menjauh menjadi 6-1.
Fardhan tidak menyerah. Dari tertinggal 3-8, Fardhan bisa meraih poin demi poin dan membuat jaraknya dengan Radithya kian dekat.
Setelah Fardhan meraih poin ketujuh, Radithya baru bisa menambah angka. Jarak kembali beranjak. Dari kedudukan 8-7, Radithya memimpin 10-7.
Fardhan sempat meraih satu poin sebelum Radithya menambah lima poin beruntun dan memastikan kemenangan 15-8 pada gim ketiga.