Hari-hari Indah Badminton Indonesia Terus Berlanjut di Mesir

CNN Indonesia
Minggu, 18 Okt 2026 07:15 WIB
Luthfi/Dian berhasil merebut gelar juara dunia junior di nomor ganda campuran. (dok PBSI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Setelah Asian Games 2026, hari-hari indah bagi badminton Indonesia berlanjut ke Kejuaraan Dunia Junior 2026, salah satu ajang bergengsi di level kelompok umur.

Tim Badminton Indonesia mengakhiri level perorangan sebagai negara tersukses. Indonesia pulang dengan catatan 2 emas, 1 perak, dan 1 perunggu dari kejuaraan yang digelar di Mesir tahun ini.

Hanya Indonesia yang merebut dua gelar di level perorangan. Sedangkan tiga gelar tersisa dibagi rata oleh China, Malaysia, dan Taiwan.

Dua medali emas dipersembahkan oleh Muhammad Luthfi Habibi/Dian Ramadhani Mukti dan Radithya Bayu Wardana. Medali perak diberikan oleh Fardhan Rainanda Joe, dan medali perunggu dicatat oleh Raihan Daffa Edsel Pramono/Atresia Naufa Candani.

Luthfi/Dian memenangkan duel laga final lawan Feng Yilang/Li Menghan dengan skor 17-15, 8-15, 16-14. Sedangkan Radithya merebut status juara dunia junior dengan menaklukkan Fardhan, 15-9, 11-15, 15-8.

Keberhasilan dua gelar di nomor individu Kejuaraan Dunia Junior membuat Indonesia kembali mengulang keberhasilan di 2017. Saat itu, Indonesia terakhir kali merebut dua gelar juara dunia junior dalam satu edisi lewat sukses Gregoria Mariska Tunjung di tunggal putri dan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari di nomor ganda campuran.

[Gambas:Video CNN]

Dua gelar di Kejuaraan Dunia Junior 2026 membuat hari-hari indah Badminton Indonesia terus berlanjut. Sekitar 2-3 pekan lalu, Indonesia baru saja menyelesaikan Asian Games dengan hasil menggembirakan.

Indonesia mencatat 2 emas, 1 perak, dan 3 perunggu pada gelaran Asian Games 2026. Torehan tersebut membuat Indonesia merebut sukses besar dan melebihi target yang telah dicanangkan sebelum keberangkatan.

(ptr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK