Respons Penonton Liga Putri dari Perempuan yang Merasa Terwakili

CNN Indonesia
Senin, 19 Okt 2026 12:39 WIB
Pesepak bola Persija Jakarta Women Michika Sakamoto (kanan) berusaha menendang bola saat melawan FC Bekasi City Women dalam pertandingan Liga Wanita Indonesia di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Minggu (18/10/2026). Persija Jakarta Women bermain imba
Liga Putri Indonesia resmi bergulir pada Minggu (18/10). (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)
Jakarta, CNN Indonesia --

Liga Putri Indonesia 2026/2027 mendapat tanggapan positif dari penonton perempuan yang merasa terwakili.

Salah satu penonton asal Jakarta, Nia, mengaku tak ingin kelewatan menyaksikan kembalinya Liga Putri Indonesia setelah berhenti selama tujuh tahun. Kebetulan Nia juga gemar menyaksikan sepak bola.

"Memang suka dengan sepak bola. Biasanya kita biasa lihat laki-laki yang main dan sudah tunggu lama ada perempuan yang bertanding. Dulu sempat ingin jadi pemain bola tapi enggak terwujud, jadi merasa terwakili dengan mereka yang di lapangan," kata Nia kepada CNNIndonesia.com di Stadion Madya, Jakarta, Minggu (18/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nia berpendapat, Liga Putri atau Indonesian Women's League berdampak positif untuk perkembangan sepak bola Tanah Air. Menurutnya, pemain hebat untuk Timnas Putri Indonesia bisa hadir dari kompetisi resmi.

"Kita tahu Timnas Putri Indonesia itu sedang bagus. Jadi sebagai penonton tentu senang bisa menyaksikan kompetisi ini. Semoga liga ini bisa rutin dan menghasilkan pemain bagus untuk timnas kita," ujarnya.

Sedangkan penonton lainnya, Ika, antusias menyaksikan pembukaan Liga Putri Indonesia 2026/2027 sejak hari pertama. Baginya, tujuh tahun bukan waktu sebentar untuk kembali jadi saksi kompetisi sepak bola wanita.

[Gambas:Video CNN]

"Setelah tujuh tahun akhirnya liga putri kembali lagi. Karena itu saya bela-belain datang langsung. Mumpung dekat juga di Jakarta," tutur Ika.

Liga Putri Indonesia atau Indonesian Women's League 2026/2027 diikuti oleh enam kontestan, yakni Garudayaksa FC, Persita, Persikad, Dewa United Banten FC, Persija Jakarta, dan FC Bekasi City.

Kompetisi direncanakan bergulir hingga 30 Januari 2027, merentang dari fase reguler, semifinal, hingga bermuara pada perebutan tempat ketiga dan laga puncak.

(ikw/ikw/jun)