Respons Susy Susanti usai Rekor Juara Dipecahkan An Se Young

CNN Indonesia
Senin, 19 Okt 2026 15:34 WIB
Susi Susanti of Indonesia serves to Misako Mizui of Japan during their first round Uber Cup badminton game here 16 May.  Susanti won the match 11-3, 11-5.           AFP PHOTO/Thomas CHENG / AFP PHOTO / TOMMY CHENG
Rekor gelar juara terbanyak Susy Susanti dipecahkan oleh An Se Young. (AFP PHOTO / TOMMY CHENG)
Jakarta, CNN Indonesia --

Legenda badminton Indonesia, Susy Susanti memberikan respons terhadap keberhasilan An Se Young memecahkan rekor gelar juara terbanyak yang sebelumnya ia pegang selama lebih dari dua dekade.

Rekor gelar juara Susy yang tidak bisa dipecahkan oleh pemain generasi 2000-an hingga awal 2010-an akhirnya menemui akhir di tangan An Se Young. Kemenangan An Se Young di Denmark Open membuat ia resmi memecahkan rekor kemenangan terbanyak milik Susy. An Se Young kini mengoleksi 47 gelar juara, unggul satu gelar juara dari Susy.

Melihat rekornya dipecahkan, Susy menilai An Se Young memang layak memecahkan rekor tersebut. An Se Young dinilai Susy telah menunjukkan kemampuan luar biasa di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Baguslah. Artinya, generasi muda sekarang mampu menunjukkan prestasi yang luar biasa. Kalau saya melihat An Se Young, dia memang luar biasa. Dia konsisten, fokus, dan tahu apa yang ingin dicapai. Permainannya juga cukup komplet sehingga dia bisa terus meraih prestasi."

"Setiap kali bertanding, dia bukan hanya menikmati permainan, tetapi juga benar-benar fokus. Daya juangnya bagus dan kualitas permainannya juga sangat baik. Itu yang saya lihat. Jadi, memang pantas kalau dia bisa menorehkan prestasi tersebut. Kita juga melihat bahwa dalam dua tahun terakhir, dia terus mendominasi dan sangat konsisten," tutur Susy kepada CNNIndonesia.com.

Susy Susanti menganggap An Se Young sudah mencapai level konsistensi yang tak terbantahkan. An Se Young jarang kalah dalam kategori kejutan.

[Gambas:Video CNN]

"Dalam setiap pertandingan, dia jarang mengalami kekalahan yang tidak seharusnya terjadi. Dia tahu kapasitas dirinya dan bagaimana harus bermain. Setidaknya, dia selalu mampu mencapai semifinal. Salut untuk konsistensi dan fokusnya."

"Dia benar-benar menjaga kualitas permainannya sehingga pantas dan layak meraih gelar juara demi gelar juara," ucap Susy Susanti.

(ptr/jal)