2 TAHUN PRABOWO-GIBRAN

Akselerasi Timnas Indonesia Lewat Naturalisasi Berbuah Prestasi

CNN Indonesia
Selasa, 20 Okt 2026 15:45 WIB
Timnas Indonesia berhasil menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai mengalahkan Thailand lewat adu penalti dengan skor 2-2(4-2) di SUGBK, Jakarta. (CNN Indonesia/Adi Ibrahim)
Timnas Indonesia berhasil jadi juara FIFA ASEAN Cup. (CNN Indonesia/Adi ibrahim)
Jakarta, CNN Indonesia --

Timnas Indonesia berhasil memutus puasa juara selama 35 tahun dengan mengangkat trofi juara FIFA ASEAN Cup 2026. Hal itu tak lepas dari akselerasi kualitas Timnas Indonesia lewat proses naturalisasi.

Saat Emil Audero berhasil membendung tendangan penalti Nattapong Sayriya, di situlah pemain-pemain Indonesia berteriak menyeruak merayakan kegembiraan. Puluhan ribu orang di stadion bersorak penuh kebahagiaan. Dan puluhan juta orang di seluruh Indonesia larut dalam euforia kemenangan.

Indonesia berhasil merebut trofi juara FIFA ASEAN Cup 2026. Ini adalah trofi pertama Timnas Indonesia di level senior sejak Timnas Indonesia memenangkan medali emas SEA Games 1991.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di pemerintahan era Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, proses naturalisasi jadi salah satu hal yang dilanjutkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas Timnas Indonesia. Untuk sasaran jangka pendek, mencari pemain-pemain berdarah Indonesia untuk kemudian dinaturalisasi adalah hal yang dinilai PSSI di bawah kepemimpinan Erick Thohir, sebagai Ketua Umum PSSI, bisa dilakukan untuk meningkatkan kualitas Skuad Garuda.

Karena itulah, dalam dua tahun terakhir, nama-nama seperti Kevin Diks, Ole Romeny, Dean James, Emil Audero, hingga Joey Pelupessy resmi mengambil sumpah sebagai Warga Negara Indonesia. Ada juga nama Luke Vickery, Mitchell Baker, Tim Geypens, Miliano Jonathans, dan Dion Markx yang ikut mengambil sumpah sebagai Warga Negara Indonesia.

Proses naturalisasi ini sesuai aturan FIFA yaitu berdasarkan silsilah keluarga. Batasnya, hingga kakek/nenek yang punya darah Indonesia atau memenuhi ketentuan terkait tempat kelahiran.

[Gambas:Video CNN]

Proses cepat naturalisasi pemain-pemain tersebut tak lepas dari dukungan pemerintah. Kementerian Hukum memeriksa dan memverifikasi dokumen administratif, Dewan Perwakilan Rakyat memberikan pertimbangan dan persetujuan, hingga akhirnya Presiden Republik Indonesia mengesahkan pemberian kewarganegaraan melalui Keputusan Presiden.

Setelah itu, Kemenkum akan melalukan pengambilan sumpah dan Dukcapil serta Imigrasi memberikan dokumen identitas tanda sebagai WNI seperti KTP dan paspor.

Kehadiran pemain-pemain tersebut, digabung dengan pemain-pemain yang lebih dulu dinaturalisasi seperti Justin Hubner, Calvin Verdonk, Thom Haye, hingga Ragnar Oratmangoen juga dengan talenta macam Egy Maulana Vikri dan Rizky Ridho, membuat kualitas Timnas Indonesia meningkat tajam.

Penampilan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup membuat banyak orang jatuh cinta. Cerita dua gol di masa injury time lawan Bangladesh serta kemenangan adu penalti lawan Thailand akan menjadi cerita yang melegenda di masa depan.

Setelah merebut trofi juara FIFA ASEAN Cup, Timnas Indonesia membidik hal yang lebih besar. Selain membidik hasil lebih bagus di Piala Asia Januari mendatang, target terbesar bagi Timnas Indonesia adalah berusaha lolos ke Piala Dunia 2030 mendatang.

(ptr/ptr/jun)