Cristiano Ronaldo mendapat hukuman denda 255 euro alias Rp5,1 juta karena meninggalkan timnas Portugal di tengah UEFA Nations League. Jumlah itu jelas nyaris tak berarti bagi Ronaldo.
Dengan gaji Ronaldo di Al Nassr yang menyentuh 208 juta euro alias Rp4,2 triliun per tahun, denda Rp5,2 juta tersebut hanya setara gaji untuk kerja selama 39 detik. Angka itu menunjukkan denda yang diberikan tidak akan berpengaruh besar bagi Ronaldo.
Selain denda, Ronaldo mendapat hukuman berupa skorsing selama satu bulan, terhitung mulai 1 Oktober. Hukuman ini juga tidak memberikan dampak langsung apa-apa karena itu berarti Ronaldo sudah bisa langsung memperkuat timnas Portugal untuk UEFA Nations League pada jendela FIFA Matchday November.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ronaldo mendapat hukuman dari Federasi Sepak Bola Portugal karena meninggalkan timnas Portugal. CR7 berselisih paham dengan Jorge Jesus karena merasa diingkari oleh sejumlah keputusan yang telah dibuat bersama.
Meski tanpa Ronaldo, Portugal tak mengalami kendala berarti. Bruno Fernandes dan kawan-kawan tetap bisa meraih kemenangan di dua laga terakhir. Portugal menang 4-2 di markas Denmark lalu menang tipis 2-1 atas Norwegia di Porto.
Catatan 12 poin dari empat pertandingan membuat Portugal sudah dipastikan lolos ke perempat final UEFA Nations League. Dua laga tersisa di bulan November mendatang adalah laga kandang lawan Denmark dan tandang ke Wales.
Ronaldo saat ini memegang rekor gol terbanyak untuk tim nasional di seluruh dunia sepanjang masa dengan catatan 146 gol. Dengan keputusan Messi pensiun dari timnas Argentina, rekor Ronaldo tidak akan terganggu dalam waktu dekat.
Ronaldo sendiri sempat mengaku sudah mempertimbangkan pensiun setelah Piala Dunia 2026 namun kemudian memilih kembali memperkuat timnas Portugal di UEFA Nations League.