Atlet para atletik, Karisma Evi Tiarani, mempersembahkan emas kelima bagi kontingen Indonesia di Asian Para Games 2026 dalam nomor lari 100 meter putri T63 di Stadion Atletik Nagoya City Mizuho Park, Rabu (21/10) pagi.
Karisma Evi membutuhkan waktu 14,59 detik untuk menuntaskan lomba berjarak 100 meter. Sementara dua pesaingnya asal Jepang, Tomomi Tozawa dan Kaede Maegawa, mencatatkan waktu di kisaran 16 detik.
Selain menjadi pemenang dan berhak atas medali emas, Karisma juga membukukan rekor catatan waktu untuk klasifikasi sprint 100 meter putri T42.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karisma Evi menang di klasifikasi T63 dan mencatatkan rekor di klasifikasi T42 karena dua klasifikasi itu biasa dan sering digabung dalam sebuah ajang.
Klasifikasi T63 dikhususkan bagi atlet dengan amputasi tunggal di atas lutut yang bertanding menggunakan kaki palsu, sementara T42 diikuti atlet dengan keterbatasan fungsi otot atau amputasi di atas lutut dan bisa bertanding tanpa kaki palsu.
Evi pun pernah bertanding di kelas yang menyatukan atlet-atlet T42 dan T63 di Paralimpiade Paris 2025. Ketika itu Evi meraih medali perak.
Sementara di Asian Para Games 2026, Evi sebelumnya meraih medali perunggu di cabang olahraga lompat jauh putri klasifikasi T42/T44/T61/T62/T63/T64 pada Senin (19/10).
Dari cabang olahraga para atletik, Indonesia sudah meraih dua emas. Sebelum Evi ada I Kadek Dwi Purwana Yasa menjadi pemenang dalam nomor lempar cakram putra F57.
Selain dua emas dari atletik, ada pula dua emas dari cabang olahraga para renang dan satu emas dari cabang olahraga para balap sepeda.
Hingga Rabu (21/10) pukul 09.19 WIB, Indonesia sudah mengumpulkan lima emas, lima perak, dan 18 perunggu.