Liga Champions: Duel Como vs Man Utd Terancam Cuaca Buruk

CNN Indonesia
Rabu, 21 Okt 2026 17:35 WIB
Amad Diallo of Manchester United reacts during the Premier League match between Leeds United and Manchester United at Elland Road in Leeds, United Kingdom, on October 18, 2026. (Photo by Mark Cosgrove/News Images/NurPhoto via Getty Images)
Manchester United akan melawan Como di Liga Champions 2026/2027. Mark Cosgrove/News Images/NurPhoto via Getty Images
Jakarta, CNN Indonesia --

Pertandingan Como lawan Manchester United pada lanjutan Liga Champions 2026/2027 terancam cuaca buruk.

Dalam laporan Talksport, hujan senantiasa turun di Lombardy, kota basis klub Como sejak Selasa (20/10) waktu setempat. Hujan diperkirakan kembali hadir saat laga berlangsung.

"Lombardy, wilayah tempat Como bernaung, terpantau memiliki kategori oranye dalam peringatan hujan. Ini artinya adalah peringatan cuaca berbahaya dan imbauan untuk waspada," tulis Talksport.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jadwal Como vs Man Utd akan berlangsung di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Rabu (21/10) pukul 18.45 waktu setempat atau 23.45 WIB. Kedua kubu sama-sama ingin kembali ke jalur hijau setelah menelan kekalahan pada laga sebelumnya di Liga Champions.

Pelatih Man Utd, Michael Carrick mengaku tak khawatir dengan peringatan cuaca buruk. Juru taktik asal Inggris itu menegaskan dirinya dan tim sudah biasa merumput di tengah hujan deras.

[Gambas:Video CNN]

"Tidak, ini tidak berdampak bagi saya. Kami sudah terbiasa dengan hujan. Kami bisa mengatasinya," ujar Carrick sebelum pertandingan.

Di satu sisi Man Utd sedang berada dalam situasi menyedihkan. Ini karena enam pemain mendadak hilang di tempat latihan jelang Liga Champions.

Pemain yang absen dalam sesi latihan adalah Ayden Heaven, Kobbie Mainoo, Marcus Rashford, Lisandro Martinez, Luke Shaw, dan Patrick Dorgu. Ini jadi tantangan berat bagi The Red Devils.

Man Utd belum menang dalam enam pertandingan terakhir secara beruntun di semua kompetisi. Laga kontra Como adalah kesempatan bagi Iblis Merah untuk mengakhiri rekor buruk tersebut.

(ikw/jun)