Suporter Persija Dilarang Away hingga Tengah Musim Super League

CNN Indonesia
Rabu, 21 Okt 2026 13:56 WIB
Ferry Paulus saat menggelar konferensi pers di kantor I.League. (CNN Indonesia/Nola Anggun)
Ferry Paulus saat memberikan pernyataan terkait hukuman untuk suporter Persija. (CNN Indonesia/Nola Anggun)
Jakarta, CNN Indonesia --

Suporter Persija Jakarta mendapatkan hukuman berupa larangan away hingga pertengahan musim akibat insiden kerusuhan yang terjadi pada laga Persita Tangerang vs Persija Jakarta dalam laga Super League di Banten International Stadium.

Keputusan itu dibacakan oleh CEO I.League Ferry Paulus di kantor I.League, Rabu (21/10). Ferry menyebut sidang komdis berlangsung selama dua hari sebelum akhirnya keputusan didapat.

"Panitia Pelaksana Pertandingan Persita di kompetisi Super League diputuskan oleh Komdis melakukan pelanggaran berupa kegagalan menjalankan tanggung jawab menjaga ketertiban dan keamanan. Panitia pelaksana dikenakan denda sebesar Rp40 juta," kata Ferry, mengawali situasi laga Persita versus Persija. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ferry menyatakan tuan rumah Persita dan Persija sebagai tim tamu sama-sama bersalah dalam konteks menjaga ketertiban jalannya pertandingan. Karena itu, sanksi denda serta larangan kehadiran suporter tandang dibebankan untuk kedua klub

"Salah satu poin yang sangat penting adalah Persita, dalam hal ini sebagai tuan rumah, selain mendapatkan sanksi denda secara finansial, juga dilarang menghadirkan suporter away untuk pertandingan melawan Persija Jakarta," ujarnya. 

"Khusus Persija, suporter dilarang datang ke pertandingan away selama setengah musim. Jumlah pertandingannya memang ada enam pertandingan, tetapi selama satu setengah musim ini Persija dilarang menghadirkan suporter di semua pertandingan tandang yang akan dijalani, khusus di Super League."

"Selain itu, Persija juga mendapatkan denda sebesar Rp30 juta dan ada beberapa keputusan denda lain yang dibebankan kepada Persija terkait pelanggaran berupa penyalaan petasan sebanyak tiga kali serta pelemparan satu buah flare. Sehingga suporter Jakmania atau Persija dinyatakan harus membayar denda sebesar Rp60 juta," ucap Ferry Paulus.

[Gambas:Video CNN]

Sanksi ini datang setelah insiden yang terjadi di Banten International Stadium ketika Persija Jakarta menghadapi Persita Tangerang. Dalam laga itu, terlihat dari sejumlah video yang beredar, sejumlah suporter Persija terpancing oleh aksi beberapa suporter yang mencopot bendera yang ada di dinding stadion.

Hal itu kemudian memicu sejumlah suporter Persija untuk turun menghampiri mereka. Kerusuhan kemudian meluas dan membesar.

(nam/ikw)