I.League Ancam Sanksi Larangan Seumur Hidup bagi Suporter Bermasalah

CNN Indonesia
Rabu, 21 Okt 2026 15:38 WIB
Suasan pertandingan Persija Jakarta melawan PSIM Yogyakarta dalam pertandingan lanjutan Super League 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat, 28 November 2025.
Suporter Persija Jakarta mendapat sanksi dan denda buntut kericuhan di Stadion Banten International. (CNNIndonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

I.League selaku operator kompetisi Super League 2026/2027 mengancam sanksi larangan menonton seumur hidup bagi suporter bermasalah.

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap insiden kerusuhan yang terjadi pada laga Persita Tangerang vs Persija Jakarta di Banten International Stadium.

CEO I.League Ferry Paulus menegaskan, larangan seumur hidup bisa diberlakukan kepada individu maupun kelompok suporter yang melakukan pelanggaran serius secara berulang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Putusan Komdis ini akan bertambah atau berlapis jika terjadi pengulangan. Bahkan, jika dalam kasus yang sama terjadi kerusuhan yang sama oleh suporter yang sama, Komdis juga akan meningkatkan sanksinya," kata Ferry Paulus di Jakarta, Rabu (21/10).

"Oleh karena itu, terhadap beberapa oknum yang memiliki indikasi seperti itu, kami justru akan mendorong agar diberikan sanksi yang lebih berat. Kalau perlu, dilarang menonton seumur hidup," ujarnya menambahkan.

Sebelumnya, I.League menetapkan suporter Persija sanksi larangan menonton hingga tengah musim kompetisi. Hukuman tersebut diberikan imbas keributan suporter yang terjadi saat Persija melawat ke markas Persita.

Dalam tayangan video yang beredar di media sosial, insiden dipicu karena pencopotan spanduk The Jakmania yang dilakukan sejumlah suporter tak dikenal pada babak pertama pertandingan.

[Gambas:Video CNN]

Situasi itu memicu reaksi balasan dari Jakmania yang berujung kericuhan di tribune stadion. Insiden tersebut sempat membuat laga babak kedua ditunda sebelum akhirnya dilanjutkan dan berakhir dengan kemenangan Persita 3-2 atas Persija.

Selain larangan menonton partai tandang di enam laga ke depan, Persija juga mendapat denda total Rp90 juta karena ulah suporter di markas Persija.

Denda Rp30 juta diberikan karena insiden kericuhan suporter. Sementara denda Rp60 juta karena menyalakan petasan dan flare di tribune stadion.

(nam/nam/jun)