Reuni di PSM vs Persebaya, Tavares Waspadai Ancaman Tim Juku Eja

CNN Indonesia
Kamis, 22 Okt 2026 02:45 WIB
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares akan reuni dengan mantan tim asuhannya PSM Makassar. (CNN Indonesia/Farid Rahman)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares akan menghadapi mantan timnya, PSM Makassar dalam laga lanjutan Super League di Stadion Gelora BJ Habibie Parepare, Kamis (22/10).

Meski kini berada di Persebaya, Tavares tetap menghargai empat tahun kebersamaannya dengan tim berjuluk Juku Eja tersebut.

"Besok kita akan menghadapi mereka dengan baju yang berbeda. Saya menghargai empat tahun yang sudah terjadi di sini. Besok akan sebagai lawan, tetapi setelah pertandingan, kita tetap bersaudara," kata Tavares pada sesi prematch, Rabu (21/10).

Di sisi lain, Tavares menilai PSM akan menghadapi Bajul Ijo dengan modal positif setelah meraih kemenangan pada pertandingan sebelumnya. Sementara itu, Persebaya harus puas berbagi poin setelah bermain imbang melawan PSS Sleman di kandang sendiri.

"PSM datang dengan modal yang bagus, menang, sementara Persebaya datang dengan modal satu poin di kandang menghadapi PSS. PSM unggul dua hari recovery, sementara Persebaya baru saja bisa melakukan pemulihan. Besok akan menjadi pertandingan yang sulit," ungkapnya.

Tavares mengakui PSM memiliki sejumlah aspek permainan yang patut diwaspadai. Ia menyoroti kekuatan ofensif, transisi menyerang, hingga situasi bola mati yang menjadi bagian dari keunggulan tim asal Makassar tersebut.

Tavares memprediksi duel kedua tim akan berlangsung menarik karena masing-masing memiliki kepentingan untuk meraih hasil maksimal.

"Persebaya bermain bagus, kuat secara ofensif, offensive transition, set-piece, dan hal-hal lainnya. Saya pikir besok akan menjadi pertandingan yang sangat seru untuk kedua tim," tuturnya.

[Gambas:Video CNN]

Terkait kondisi timnya, Tavares mengakui hasil imbang di kandang membuat situasi Persebaya tidak sebaik PSM yang baru saja meraih kemenangan tandang.

Meski demikian, Tavares menilai Persebaya sebenarnya mampu menciptakan banyak peluang dalam pertandingan sebelumnya. Timnya tercatat melepaskan sekitar 15 hingga 17 tembakan ke arah gawang, tetapi belum mampu memaksimalkan peluang tersebut menjadi gol.

"Jadi bagaimanapun yang penting besok yang penting adalah hasil. Jadi, kita lihat besok," pungkasnya.

(mir/jal)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK