Posisi Carrick Mulai Digoyang Isu Conte usai MU Dirujak Como

CNN Indonesia
Jumat, 23 Okt 2026 01:15 WIB
Soccer Football - Premier League - Tottenham Hotspur v Aston Villa - Tottenham Hotspur Stadium, London, Britain - January 1, 2023 Tottenham Hotspur manager Antonio Conte REUTERS/David Klein EDITORIAL USE ONLY. No use with unauthorized audio, video, d
Antonio Conte disebut-sebut sebagai calon pelatih baru Manchester United jika Michael Carrick dipecat. (REUTERS/DAVID KLEIN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan Manchester United dilaporkan mulai terancam menyusul kekalahan telak 1-4 dari Como di Liga Champions, Rabu (21/10).

Hasil memalukan tersebut membuat Setan Merah tercatat baru mengemas dua kemenangan dari 11 laga awal musim di semua kompetisi.

Situasi internal tim kian memanas setelah Carrick merespons secara terbuka kritik pedas yang dilayangkan Bruno Fernandes terkait strateginya. Laporan Telegraph, dilansir dari Metro, menyebutkan bahwa laga melawan Bournemouth bakal menjadi penentu bagi masa depan Carrick.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di tengah situasi pelik tersebut, nama Antonio Conte mencuat sebagai salah satu kandidat yang tertarik menangani tim bermarkas di Old Trafford. Pelatih kawakan asal Italia itu saat ini berstatus tanpa klub setelah memutuskan berpisah dengan Napoli akhir musim lalu.

Meski Conte dikabarkan berminat, manajemen Man United dilaporkan menyimpan keraguan besar untuk merekrut eks juru latih Chelsea tersebut. Petinggi klub khawatir karakter keras Conte tidak cocok dengan struktur serta kultur baru yang sedang dibangun pihak klub.

Selain nama Conte, laporan Telegraph juga melirik Julian Nagelsmann yang saat ini sedang menganggur usai menangani timnas Jerman di Piala Dunia 2026.

Pelatih berusia 39 tahun tersebut dikabarkan terbuka untuk mengambil alih kursi kepelatihan The Red Devils jika posisi Carrick benar-benar dikosongkan.

[Gambas:Video CNN]

Sejumlah nama pelatih di Liga Inggris seperti Fabian Hurzeler, Eddie Howe, hingga Unai Emery juga masuk dalam radar pantauan manajemen. Namun, Carrick menegaskan masih optimistis mampu bangkit dan membalikkan keadaan pada laga berikutnya.

"Saya sangat kecewa. Saya frustrasi, bahkan lebih dari sekadar frustrasi. Sejujurnya, saya benar-benar marah."

"Namun, kami harus terus melangkah, menghadapi apa yang akan terjadi selanjutnya, dan melihat bagaimana situasinya nanti. Saat ini, ada banyak hal yang harus dilakukan sebelum pertandingan berikutnya untuk mempersiapkan tim, karena malam tadi merupakan malam yang sulit bagi semua orang," jelas Carrick.

(kar/kar/jun)