MotoGP Australia 2026 dibatalkan karena cuaca yang memengaruhi operasional helikopter medis. Apakah pembatalan MotoGP Australia 2026 merupakan kali pertama balapan gagal digelar karena faktor cuaca?
MotoGP Australia 2026 direncanakan sebagai balapan perpisahan di Sirkuit Phillip Island lantaran mulai tahun depan balapan balap motor kelas premier di Negeri Kanguru bakal berlokasi di Sirkuit Adelaide.
Perpisahan Sirkuit Phillip Island berjalan tak seperti yang diinginkan. Setelah agenda free practice hingga kualifikasi dan sprint race dari Jumat hingga Sabtu berjalan aman, balapan full race pada hari Minggu tak bisa berlangsung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak MotoGP memastikan balapan batal terlaksana lantaran jarak pandang membuat helikopter medis tidak bisa beroperasi.
Race director MotoGP, Graham Webber, menyatakan helikopter medis memegang peranan penting karena rumah sakit terdekat dari Sirkuit Phillip Island hanya bisa dijangkau dengan helikopter.
"Di sirkuit lain mungkin bisa melewati jalan darat, tapi sayangnya jarak rumah sakit terdekat dari sini lebih dari 45 menit dan kami harus bergantung pada helikopter dan cuaca," ucap Webb dikutip dari situs MotoGP.
Pembatalan balapan MotoGP karena cuaca sebetulnya bukan sekali ini terjadi dalam era modern atau sejak 2002. Kali terakhir balapan batal karena cuaca terjadi pada 2018.
Cuaca juga menggagalkan balapan MotoGP Inggris 2018 di Sirkuit Silverstone. Ketika itu cuaca memengaruhi sirkuit. Air yang menggenang di sirkuit membuat balapan MotoGP, Moto2, dan Moto3 dibatalkan.
Sama seperti pada MotoGP Australia 2026, MotoGP Inggris 2018 juga baru dibatalkan pada hari Minggu. Sementara agenda hari Jumat dan Sabtu tetap berlangsung.
Sementara di luar faktor cuaca, balapan MotoGP pada era modern sempat dibatalkan lantaran pandemi covid-19. Hanya saja pada masa pandemi covid-19 balapan dibatalkan jauh-jauh hari sebelum balapan.